Kepsek dan Guru SMA/SMK Aceh Magang ke Luar Negeri

ACEHTRENDCOM, Banda Aceh – Dinas Pendidikan Aceh membekali puluhan kepala sekolah dan guru SMA/SMK yang akan magang di tiga negara yaitu Thailand, Malaysia, dan Korea. Pembekalan tersebut dibuka Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Rachmat Fitri di Grand Aceh Hotel, Banda Aceh, Sabtu (23/11/2019).

Rachmat Fitri mengatakan, pihaknya mempunyai cita-cita untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Aceh.

“Kualitas pendidikan hal utama yang sangat penting dan tentunya harus pula dibarengi dengan peningkatan sumber daya manusia kepala sekolah dan guru. Sehingga anak Aceh cerdas (carong) yang mampu bersaing dan mengukir prestasi di tingkat nasional dan regional dapat dicapai melalui pendidikan yang berkualitas,” ujarnya.

Itu sebabnya, kualitas pendidikan Aceh harus go internasional dan harus pula diisi oleh pendidik dan tenaga kependidikan yang berkualitas.

“Pemagangan ini sebagai upaya kita untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Provinsi Aceh. Ikuti dengan serius pemagangan ini dan kelak ke depan Aceh akan benar-benar Hebat,” katanya.

Masih kata Kadisdik Aceh ini, magang juga sebagai wujud menyukseskan nawacita Presiden Republik Indonesia yaitu peningkatan kualitas sumber daya manusia yang selanjutnya dituangkan ke dalam program-program unggulan pendidikan.

“Kualitas sumber daya manusia khususnya bidang pendidikan di Aceh harus berkualitas. Karena ini semua untuk generasi kita di masa yang akan datang,” katanya lagi.

Dalam kesempatan itu, ia juga meminta agar kepala sekolah dan guru yang mengikuti magang di luar negeri untuk tetap melaksanakan perintah Allah Swt yaitu salat lima waktu.

Sebelumnya, Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Aceh, Dra. Nurhayati, MM, menyebutkan para kepala sekolah dan guru SMA/SMK yang akan melakukan magang itu dibekali pengetahuan bahasa asing, budaya dan kearifan lokal pada wilayah yang akan dikunjungi, serta untuk tersampaikannya informasi terkait dengan materi yang akan diperoleh saat magang.

Menurutnya, pembekalan peserta magang ke Malaysia dan Thailand selama tiga hari sejak 22-24 November 2019 di Banda Aceh. Sedangkan bagi peserta magang ke Korea dilaksanakan pada 24-27 November 2019 di lokasi yang sama.

Ia menyebutkan, magang tersebut dibagi dalam dua gelombang. Peserta magang ke Thailand di Sonkla University sebanyak 40 orang, khusus guru SMK bidang Pertanian dan Tanaman Pangan.

“Peserta magang ke Malaya University tahap I sebanyak 56 orang, khusus kepala SMA dan peserta magang ke Politeknik Industri Korea sebanyak 30 orang, khusus guru SMK bidang teknologi,” sebutnya.

Dalam pembekalan tersebut pihaknya menghadirkan narasumber pembekalan bahasa asing dari lembaga bahasa Kanguru dan Unsyiah, alumni guru Korea serta alumni mahasiswa Thailand.[]

Editor : Ihan Nurdin