Aceh akan Punya Twin Tower Building untuk UMKM?

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Aceh, Wildan, bersama Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah. @ist

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Aceh, Dr Wildan mengatakan, pihaknya sudah menerima banyak masukan yang mengusulkan pembangunan twin tower building atau gedung kembar untuk Usaha Kecil dan Menegah (UKM) di Taman Kampus UMKM, Kantor Dinas Koperasi dan UKM Aceh di Lampineung, Banda Aceh.

“Usulan yang sangat positif, Dinas Koperasi dan UKM Aceh akan membicarakan secara detail usulan pembangunan twin tower building. Kita akan usulkan nanti,” kata Wildan, Minggu (24/11/2019).

Menurut Wildan, bila Aceh memiliki twin tower building, tentu ini akan menjadi pusat dagang produk karya masyarakat lokal dan di situ akan berhimpun aneka produksi daerah yang ada di Aceh.


“Sekaligus untuk menjawab profesionalisme produk yang dihasilkan UKM Aceh. Untuk mendorong dagang Aceh menghadapi persaingan yang berbasis teknologi 4.0 seperti yang disampaikan Pak Plt Gubernur Aceh,” ujar Wildan.

Dijelaskan Wildan, saat ini twin tower building memang sudah menjadi kebutuhan industri. Selain untuk menjawab perdagangan bebas lintas negara, juga untuk menghidupkan denyut industri dan produksi hasil alam dan produk hasil pengusaha kecil dan menengah di Aceh.

Menurut Wildan, kehadiran gedung yang representatif untuk UMKM sudah sepantasnya mendapat dukungan dari semua pihak. Plt Gubernur Aceh juga mengatakan bahwa UMKM menyerap sekitar 85% tenaga kerja yang ada di Aceh, sehingga tidak ada alasan Pemerintah Aceh tidak mendukung UMKM yang memberi kontribusi Produk Domestik Bruto (PDB) Aceh hingga 55,56 persen.

“Jadi twin tower building akan kita dalami lagi dengan melibatkan banyak pihak terkait. Kita harapkan rencana ini tercapai, di mana nantinya satu tower bisa jadi Aceh Petrolium Center (APC) Building dan tower dua jadi Aceh Economic Development Coorperation (AEDC) Building, dan di lantai satu dan dua gedung khusus buat mal dan UKM,” jelas Wildan.[](adv)

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK