Teuku Mohamad Faisal Dilantik Sebagai Kepala BPMA

Foto: Humas BPPA/ Zikrullah

ACEHTREND.COM, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif, melantik Teuku Mohammad Faisal sebagai Kepala Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA). Sebelumnya ia menjabat sebagai Deputi Perencanaan dan Operasi Badan Pengelolaan Migas Aceh (BPMA). Pelantikan berlangsung di Kantor Kementerian ESDM di Jakarta, Senin (25/11/2019).

“Selamat atas amanah dan kepercayaan yang diberikan kepada saudara-saudara, dengan harapan agar Saudara dapat melaksanakan amanah ini dengan sebaik-baiknya, serta dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diberikan dengan cepat, cermat, dan produktif,” ujar Arifin.

Teuku Mohamad Faisal merupakan salah satu dari tiga nama calon Kepala BPMA yang dipilih Plt. Gubernur Aceh, Nova Iriansyah untuk diajukan kepada Menteri ESDM. Dua nama calon lainnya ialah Muhammad Najib dan dan Irwan Thaib. Keputusan tersebut berdasarkan Pengumuman Tim Seleksi (Timsel) Nomor: 03/PENG/2019 pada 13/9/2019.

Tiga nama itu diusulkan kepada Menteri ESDM setelah Plt. Gubernur Aceh menerima enam nama calon Kepala BPMA hasil uji kelayakan dan kepatutan oleh Timsel. Proses seleksi itu berlangsung sejak 31 Juli hingga 5 September 2019.

Dengan dilantiknya Teuku, kini BPMA memiliki kepala definitif. Sebelumnya, Azhari Idris menjadi Pelaksana Tugas Kepala BPMA setelah ditunjuk oleh Menteri ESDM sejak 27 Juli 2018 lalu. Azhari Idris ditunjuk memimpin sementara instansi ini lantaran masa jabatan Marzuki Daham—yang dilantik sebagai Kepala BPMA pada 11 April 2016 silam—sudah berakhir pada 26 Juli 2018 setelah beberapa kali diperpanjang.  

BPMA adalah suatu badan pemerintah yang dibentuk untuk melakukan pengelolaan dan pengendalian bersama kegiatan usaha hulu di bidang migas yang berada di darat dan laut di wilayah kewenangan Aceh (0 sampai 12 mil laut). BPMA dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Bersama Sumber Daya Alam Migas di Aceh, yang merupakan PP turunan UU Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (UUPA).

Pelantikan ini dihadiri oleh Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Ketua DPR Aceh Dahlan Jamaluddin, Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Taqwallah, Kadis ESDM Aceh Mahdi Nur. Selain itu juga dihadiri Wakil Ketua DPR Aceh, Dalimi, Staf Ahli Gubernur Iskandar, dan Kepala Badan Penghubung Pemertah Aceh (BPPA), Almuniza Kamal.

Bersamaan dengan itu Ir. Sujatmiko sebagai Direktur Pembinaan Pengusahaan Batubara. Sebelumnya, Ir. Sujatmiko menjabat Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi.[]

Editor : Ihan Nurdin