Dewan Minta Pemko Anggarkan Dana Revitalisasi Makam Sultan Aceh Ke-22

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Sofyan Helmi, mengusulkan agar Jalan Mohd Jam Banda Aceh dikembalikan namanya menjadi Jalan Sultan Jamalul Alam Badrul Munir. 

Usulan tersebut disampaikan Sofyan Helmi agar tidak mengaburkan sejarah Kerajaan Aceh pada generasi mendatang dan mengaburkan nama Sultan Jamalul Alam Badrul Munir sebagai salah satu sultan Aceh.

Hal tersebut disampaikannya dalam rapat paripurna penyampaian, usul, saran dan pandangan anggota dewan terhadap Rancangan Qanun APBK tahun anggaran 2020,di Gedung DPRK, Selasa (26/11/2019).

Hal tersebut disampaikan Sofyan supaya ada perhatian khusus dari Pemerintah Kota Banda Aceh terhadap cagar budaya atau tempat bersejarah di Gampong Kampung Baru, yaitu Makam Sultan Jamalul Alam Badrul Munir.

Sultan Jamalul Alam Badrul Munir merupakan sultan ke-22 di Kesultanan Aceh. Oleh arena itu Sofyan Helmi meminta agar diadakan pembebasan tanah dan bangunan di sekitar makam tersebut yang saat ini menjadi kawasan pertokoan.

Ia juga meminta pemko menganggarkan dana revitalisasi situs makam Sultan Sultan Jamalul Alam Badrul Munir dan situs-situs sejarah lainnya.

“Kami juga meminta agar mengembalikan nama Jalan Mohd Jam ke nama Sultan Sultan Jamalul Alam Badrul Munir,” kata Sofyan Helmi.

Ia berharap adanya program prioritas Pemerintah Kota Banda Aceh terhadap situs-situs sejarah, serta mengembalikan tupoksi kebudayaan ke Dinas Pariwisata.[]

Editor : Ihan Nurdin