Pendidikan Penentu Masa Depan Bangsa

Ilustrasi

Oleh Raihanun Nisa*

Pendidikan adalah ikhtiar serta rencana untuk mewujudkan lingkungan belajar yang efektif dan positif untuk mengembangkan potensi peserta didik agar memiliki kekuatan spiritual keagamaan, kecerdasan, akhlak mulia, pengendalian diri, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan orang lain. Pendidikan menurut Frederick J.Mc Donald adalah suatu proses yang tujuannya untuk mengubah sifat manusia atau peserta didik.

Pentingnya guru dalam dunia Pendidikan


Dalam dunia pendidikan peran guru tidak dapat terlepas begitu saja. Bahkan dalam hal mendidik, para guru menggunakan berbagai konsep dan pendekatan khusus bagi siswanya. Salah satu pendekatan yang dilakukan oleh guru adalah pendekatan kontekstual. Pendekatan kontekstual atau contextual teaching and learning (CTL) merupakan konsep belajar yang dilakukan oleh para guru dalam mengaitkan materi ajaran dengan kondisi dunia nyata sehingga mendorong peserta didik dalam memetakan hubungan antara pengetahuan yang dimikinya dengan menerapkan secara langsung pada kehidupan sehari-harinya sebagai angota keluarga dan masyarakat (Hernowo, 2005).

Dengan pendekatan kontekstual, hasil dari pembelajaran berlangsung alamiah dalam membentuk kognitif peserta didik bukan hanya sekadar transfer pengetahuan dari guru terhadap siswa. Guru juga sebagai pendidik yang menjadi panutan dan identifikasi bagi para siswa, dan lingkungannya. Oleh karena itu, harus memiliki standar kualitas tertentu, yang mencakup tanggung jawab, mandiri, dan disiplin. Dengan demikian terlihat jelas bahwa guru memiliki peran sangat penting untuk generasi emas khususnya untuk dunia pendidikan dan membawa pengaruh positif untuk peserta didik.

Guru sebagai pengubah pola pikir siswa dalam dunia pendidikan

Riset membuktikan bahwa peserta didik akan belajar baik jika lingkungan diciptakan alamiah. Depdiknas mempublikasi terbitan yang berbincang konsep contextual teaching and learning (CTL) bahwa, belajar akan lebih bermakna jika peserta didik mengalami apa yang dipelajarinya, bukan sekadar untuk mengetahui apa yang akan dipelajarinya. Pembelajaraan yang berorientasi pada target penguasaan materi terbukti berhasil dalam kompetisi mengingat. Namun, ingatan tersebut hanya bertahan dalam jangka pendek saja. Hal terpenting dalam proses didikan yang dilakukan ialah mampu membekali peserta didik memecahkan masalah dalam kehidupan jangka panjang.

Dengan pembekalan pengetahuan yang berpengaruh hingga jangka panjang, dapat membantu para peserta didik dalam memanfaatkan multiple intelligences atau kecerdasan majemuk yaitu kecerdasan linguistik, kecerdasan matematis-logis, kecerdasan visual, kecerdasan musikal, kecerdasan kinetik, kecerdasan interpersonal, kecerdasan intrapersonal, kecerdasan naturalis, dan kecerdasan spiritual (Gardner, 1983). Apabila peserta didik berhasil mengembangkan kesembilan kecerdasan tersebut dalam dunia Pendidikan, besar harapan bahwa siapa pun tentu dapat diajak belajar dan mengubah masa depan dengan penuh semangat dan pola pikir mereka akan terus berkembang. Sehingga berguna bagi lingkungannya masing-masing.

Guru pembawa lingkungan positif

Mengapa guru harus membawa lingkungan positif bagi Pendidikan Indonesia? Tujuannya agar penerus bangsa Indonesia ke depan menjadi lebih baik dan bermanfaat untuk masa depan bangsa. Bahkan ada pernyataan dari Najwa Shihab, ”Hanya pendidikan yang bisa menyelamatkan masa depan, tanpa pendidikan Indonesia tak mungkin bertahan”. Dari pernyataan itu kita memaknai bahwasanya suatu negara tidak akan maju dan berkembang tanpa adanya pendidikan.

Kata pendidikan juga tidak akan pernah lupa dari peranan guru hal ini dikarenakan guru bukan hanya sebuah peranan maupun pekerjaan melainkan juga sebuah persiapan bagi masa depan yang gemilang. Dalam membangun Indonesia guru harus mampu bertindak kreatif. Maksudnya memiliki banyak ide cemerlang dan mampu mencari peluang atau solusi dari setiap kendala yang dihadapi peserta didiknya. Misalnya sebagai guru atau pendidik mesti memiliki kecintaan terhadap lingkungannya. Sehingga mampu memanfaatkan barang-barang bekas sebagai media pembelajaran.

Kemudian guru juga harus mampu bersikap profesional yaitu mampu menempatkan sesuatu sesuai dengan tempatnya, berwawasan luas yaitu memiliki wawasan yang cukup sebagai seorang pendidik, berkompoten yakni punya daya saing yang tinggi dan kelebihan lainnya yang bermanfaat dalam pengembangan bakat para peserta didiknya. Serta guru juga harus mengerti perkembangan Ilmu Pengetahuan Teknologi (IPTEK) di masa yang canggih ini dikarena hal ini sangat membantu  dalam mendidik di era globalisasi.

Upaya Peningkatan Pendidikan di Indonesia.

Pendidikan sangat penting bagi siapa saja bukan hanya untuk anak-anak tetapi semua orang pasti membutuhkan yang namanya pendidikan untuk meningkatkan kemajuan. Pendidikan di Indonesia bisa ditingkatkan dengan cara peningkatan mutu guru. Peningkatan mutu guru bisa dilakukan dengan cara diseleksi terlebih dahulu sebelum mereka mengajar ke peserta didik, dengan adanya sistem ini kita bisa tau apakah guru itu mampu untuk mengajar dengan baik.  

Perubahan kurikulum belajar, perubahan juga perlu dipertimbangkan agar peserta didik mampu melaksanakannya dengan mudah, dan juga harus bisa meningkatkan Pendidikan dari sebelumnya. Bantuan Khusus Murid (BKM), dengan adanya program pemerintah ini sangat bagus untuk membantu peserta didik yang kurang mampu untuk meraih cita-citanya seperti seperti anak-anak yang lainya juga. Bantuan Operasional Sekolah (BOS), bantuan dari pemerintah ini sangat membantu sekolah yang kurang mampu dan tidak layak untuk menjadi lebih baik. Dengan adanya program ini sekolah-sekolah tidak mampu agar bisa menyediakan sarana dan prasana yang layak untuk peserta didik.

Pemerataan pendidikan, pendidikan bukan hanya untuk anak-anak yang tinggal di ibu kota tetapi pendidikan juga dibutuhkan di daerah-daerah terpencil dan pedalaman agar anak-anak seluruh Indonesia juga mendapatkan pendidikan yang layak, agar mereka bisa mengubah daerahnya menjadi lebih baik. Prasarana dan sarana yang maju dan layak, bila mutu pendidikan di Indonesia ingin menjadi lebih baik maka prasarana dan sarana juga harus ditingkatkan lagi karena ini sangat berpengaruh bagi peserta didik untuk melaksanakan pendidikan yang nyaman.

“Jika kamu tidak sanggup menahan lelahnya belajar, maka kamu harus sanggup menahan perihnya kebodohan” (Imam Syafi’i). Banyak orang mengeluh lelah, padahal tanpa disadari dari lelah itu yang membuat mereka mulia. Pendidikan sangat penting untuk kemajuan suatu negara, maka mulai dari sekarang jangan malas untuk belajar karena kesuksesan suatu negara berada di tangan pemuda. Karena pendidikan ibarat senjata paling ampuh untuk mengubah dunia.[]

Penulis adalah siswa SMA Sukma Bangsa Pidie

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK