Akademisi Unsyiah dan UIN Usulkan Limbah Pabrik VCO di Simeulue Diolah Jadi Kecap

Lukman Ibrahim (kanan), Khairul Miska (dua kanan), Bukhori (tengah), Novia Mehra Erfiza (dua kiri)

ACEHTREND.COM, Sinabang – Dua akademisi Aceh, yaitu Novia Mehra Erfiza STP M Agric dari Unsyiah dan Drs Lukman Ibrahim MA dari UIN Ar-Raniry Banda Aceh mengusulkan agar limbah air kelapa dari pabrik kelapa Virgin Coconut Oil (VCO) di Simeulue diproses menjadi kecap, minuman nata de coco, cuka, dan sirup kelapa.

Usulan itu disampaikan dua akademisi ini di sela-sela tinjauan ke pabrik kelapa milik PT Green Enterprise Indonesia (GEI) di Desa Kota Batu, Simeulue. Keduanya berbicara atas nama tim identifikasi padat karya ekonomi produktif Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk (Disnakermobduk) Aceh.

“Luar biasa potensi limbah air kelapa di pabrik VCO milik PT GEI ini. Kami akan mengusulkan agar Pemerintah Aceh melalui Disnakermobduk untuk mengolah limbah itu sehingga bernilai ekonomi bagi masyarakat sekitar,” kata Lukman Ibrahim kepada aceHTrend, Jumat (6/12/2019) di Sinabang.

“Komitmen perusahaan juga sudah oke, mereka bersedia membantu masyarakat sekitar. Kami juga akan cari lokasi desa satu atau dua yang siap bermitra untuk pemberdayaan masyarakat dalam upaya perluasan lapangan kerja,” tambah Lukman didampingi Khairul Miska ST dari Disnakermobduk Aceh.

Sementara akademisi Unsyiah, Novia Mehra, menjelaskan, limbah air kelapa dapat diolah menjadi aneka minuman yang menyehatkan dan pelengkap bumbu dapur seperti kecap dan cuka.

VCO, CCO, tepung kelapa @aceHTrend/Hasan Basri

“Saya kira Simeulue layak punya produk oleh-oleh lokal seperti kecap air kelapa, minuman nata de coco, sirup atau cuka kelapa. Keempat produk ini dibutuhkan warga, punya pasar yang jelas serta pembuatannya tidak rumit,” kata Novia yang magister pengolahan hasil pertanian dari Jepang ini.

“Kami akan usulkan kepada Disnakermobduk Aceh untuk melatih masyarakat sekitar guna mengolah limbah air kelapa sehingga mempunyai nilai tambah secara ekonomi,” lanjut Novia didampingi Bukhori dari bagian keuangan PT GEI.

PT GEI adalah milik investor dari Selandia Baru. Perusahaan ini memproduksi VCO, CCO (minyak goreng kelapa), dan tepung kelapa. Produknya dipasarkan terutama ke Inggris, Selandia Baru dan Bali.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK