Menyeruput Arabica Otentik Rumoh Aceh Kopi

Rumoh Aceh Kopi, merupakan perpaduan warkop dan restoran yang dibangun dengan konsep Rumoh Aceh. Foto: Ahmad Mirza Safwandy/aceHTrend.

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Rumoh Aceh Kopi, bagi pengagum arabica, brand ini begitu dikenal. Berkunjung ke Aceh terasa tak nikmat tanpa menyeruput kopi di Rumoh Aceh.

Tidak berlebihan andai menyebut warung arabica ini adalah warung yang paling bertahan di panggung arabica coffee Banda Aceh.

Bagi Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KWPSI) tempat ini tidak saja menjadi titik persamuhan untuk bersilaturrahmi. Saban Selasa malam di tempat ini komunitas jurnalis itu mengadakan kajian ilmu agama Islam.

Berkontruksikan rumoh Aceh, membuat warung kopi yang terletak di kawasan Perumnas Jeulingke tersebut semakin memberi kesan tradisional Aceh. “Rumoh Aceh menghadirkan suasana Aceh yang otentik”. Ungkap Muhammad Nur, owner Rumoh Aceh Kopi.

Selain menyediakan kopi arabika organik, dan kopi luwak, Rumoh Aceh juga memiliki rumah makan (RM). Masakan yang disajikan begitu khas Aceh.

Muhammad Nur (kanan) owner Rumoh Aceh Kopi, sedang memperlihatkan hasil roasting arabica kepada CEO aceHTrend, Muhajir Juli. Foto: Ahmad Mirza Safwandy/aceHTrend.

Pada Anugerah Pariwisata Halal Aceh Tahun 2019 yang digelar Disbudpar Aceh pada 6 Desember 2019 lalu, RM. Rumoh Aceh mendapatkan piagam penghargaan, anugerah halal kategori restoran/rumah makan diserahkan oleh PLT Gubernur Aceh Ir. Nova Iriansyah MT.

Muhammad Nur terinspirasi untuk menjaga ikon Rumoh Aceh sebagai trademark karena terkenang masa kecil saat menghabiskan waktu bermain dan mengaji di rumah milik nenek di kampung.

“Saat kecil dulu, selepas salat magrib di rumah nenek, kami diwajibkan mengaji (beut bakda megreb), rindu suasana itu yang membuat saya mendirikan rumoh aceh kopi selain menjadi tempat silaturahmi dan pengajian bagi kawan-kawan komunitas KWPSI,” terang Muhammad Nur.

Segelas espresso arabica yang disajikan di Rumoh Aceh Kopi. Foto: Muhajir Juli/aceHTrend.

Rumoh Aceh Kopi menawarkan rasa yang berkualitas dan nikmat.”Biji yang berkualitas, dengan cara roasting yang benar, dan fresh from oven adalah cara Rumoh Aceh Kopi memberikan rasa yang berkualitas,” kata Muhammad Nur.

Pemilik warung kopi yang mulai membangun usahanya itu sejak tahun 2008, mengatakan alasan pentingnya menjaga kualitas rasa.”Kopi bertahan dengan menjaga kualitas rasa, bukan sekedar retorika,” imbuhnya.

[AMS]

KOMENTAR FACEBOOK