201 Calon Anggota Badan BMA Ikut Ujian Tulis

Peserta seleksi calon anggota BMA mengikuti ujian tulis di UIN Ar-Raniry @ist

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Peserta seleksi calon anggota Badan Baitul Mal Aceh (BMA) yang telah dinyatakan lulus syarat administrasi menjalani ujian tulis yang berlangsung di Gedung B, Fakultas Tarbiyah, UIN Ar-Raniry, Jumat (13/12/2019).

Dari 216 peserta yang lulus administrasi, 15 di antaranya tidak hadir untuk mengikuti ujian tersebut.

Ketua Tim Independen Seleksi Anggota Badan BMA, Prof Dr Al Yasa’ Abubakar MA mengatakan, ujian tulis tersebut berjalan dengan baik tanpa kendala apa pun. Pihaknya ikut memantau langsung ke lokasi pelaksanaan ujian tulis calon anggota Badan BMA.

“Untuk ujian tulis ini kita mengajukan kepada peserta untuk menjawab sebanyak 10 pertanyaan yang berkaitan dengan pandangan mereka jika terpilih sebagai pimpinan nanti dan sejauh mana mereka memahami Baitul Mal Aceh serta regulasinya,” ujar Prof Al Yasa’.

Ia menjelaskan, ujian tulis tersebut tidak berbentuk pilihan jawaban, tetapi lebih kepada esai. Model seperti itu dibuat olehnya bersama beberapa anggota tim independen lainnya mengingat yang diuji itu bukan untuk pegawai atau tenaga profesional, melainkan calon pimpinan yang akan menakhodai BMA selama lima tahun ke depan (2020-2025).

Sementara itu, Kepala Sekretariat Baitul Mal Aceh, Rahmad Raden mengatakan ujian tersebut berlangsung dari pukul 8.30-11.00 WIB. Masing-masing peserta dibagi dalam tujuh ruang yang berisikan 30-31 peserta per ruang.

“Dari 216 peserta yang mengikuti ujian tulis, nantinya akan diranking dan dipilih untuk mengikuti ujian selanjutnya yaitu ujian psikotes pada tangal 18 Desember 2019. Untuk tempat akan diinformasikan selanjutnya,” sebut Rahmad.

Rahmad menambahkan, untuk pengumuman ujian tulis nanti akan diumumkan pada tanggal 16 Desember 2019 melalui website Baitul Mal Aceh di laman www.baitulmal.acehprov.go.id. Kepada peserta diminta terus memantau informasi terbaru dari Baitul Mal Aceh tentang pengumuman yang lulus ujian tulis.

“Kita berharap ke depan benar-benar yang terpilih adalah orang-orang yang memiliki kompetensi untuk kemajuan BMA sehingga bisa memberikan solusi atas persoalan kemiskinan di Aceh,” tutupnya.[]

KOMENTAR FACEBOOK