Nova Cek Perkembangan Terkini Pengelolaan Blok B

Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah @aceHTrend/Mulyadi Pasee

ACEHTREND.COM, Lhoksukon – Pemerintah Aceh telah membentuk tim transisi percepatan untuk percepatan pengelolaan Blok B di Aceh Utara dari PT Pertamina Hulu Energi (PHE) kepada PT Pembangunan Aceh (PEMA).

Hal itu dikatakan Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah, saat melakukan pertemuan dengan General Manager PT Pertamina Hulu Energi, selaku operator pengelolaan Blok NSB ((North Sumatera B) di Aula PT PHE di Kecamatan Nibong, Aceh Utara, Minggu (22/12/2019).

Ia menyebutkan, tim tersebut dibentuk pada 16 Desember 2019 yang terdiri atas unsur Pemerintah Aceh, akademisi, dan masyarakat dengan tugas melakukan proses alih pengelolaan Blok B kepada Pemerintah Aceh.

Selain itu, Nova kepada awak media juga mengatakan, kunjungan ini bertujuan untuk melihat kondisi terkini pengelolaan Blok B satu tahun ke depan selama transisi dari Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Aceh. Dia menjelaskan untuk saat pihaknya dengan Pemerintah Pusat sedang membicarakan pengelolaan dan teknis operasional selama masa transisi hingga 17 November 2020.

“Setahun ke depan dalam masa transisi Blok B antara Pemerintah Aceh dan Kementerian ESDM, maka dalam momentum tersebut kita melihat kondisi terakhir. Jadi kita bisa langsung melihat gambaran bagaimana kondisi blok B sehingga kita bisa tahu persis pengelolaannya,” ujarnya.

Terkait mekanisme kerja sama, Nova menjelaskan hal itu nanti akan dibahas oleh kedua tim tersebut dari Pemerintah Aceh dan Kementerian ESDM.

“Nanti bagaimana pengelolaan saat masa transisi itu nanti akan disepakati oleh tim dari kedua belah pihak tersebut,” katanya.

Selain itu, Pemerintah Aceh mengajak semua pihak yang terlibat dalam pengelolaan NSB untuk sepakat bekerja dengan baik guna menyejahterakan masyarakat.

“Kami juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah terlibat dalam pengelolaan NSB ini, sejak mulai dieksploitasi tahun 1967 hingga saat ini,” katanya.

Sebagaimana diketahui, sejak tahun 2015 PT PHE telah mengambil alih pengelolaan Blok NSB ini dari PT Exxon Mobil. Dalam penjelasanya, General Manager PT PHE NSB, Ahmad Miftah, mengaku perusahaan plat merah itu tidak pernah alpa menyalurkan dana Corporate Social Responsibility atau tanggung jawab sosial perusahaan.

“Dana CSR PT PHE kita salurkan untuk usaha masyarakat, di antaranya usaha kakao, bengkel, pembuatan kontainer sampah, posyandu, peralatan nelayan, pembuatan rumpon, pembagunan masjid, jalan, fasilitas olahraga, dan lainnya,” ujar Miftah.

Dalam kunjungan tersebut, Nova Iriansyah didampingi Asisten II Pemerintah Aceh; Teuku Ahmad Dadek, Kepala Dinas ESDM Aceh, Mahdinur; Dirut PT PEMA, Zubir Sahim; dan Kepala Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), Teuku Mohamad Faisal. Serta turut hadir Sekda Aceh Utara, Abdul Aziz; anggota DPRA Tantawi; Wakil Ketua DPRK Aceh Utara, Hendra Yuliansyah; serta sejumlah pihak lainnya.[]

Editor : Ihan Nurdin