Surya Firdaus, Putra Aceh Pertama yang Ikut Master Chef Indonesia

Surya Firdaus @ist

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Surya Firdaus (31), warga Gampong Deah Raya, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh merupakan putra Aceh pertama yang tampil di Master Chef Indonesia. Saat ini Surya lolos ke Galery Master Chef Season 6.

Sebelum tampil di ajang bergengsi tersebut, Surya sendiri merupakan owner Rujak U Groeh BangkaruH.
Ia menyebutkan, awal mula dirinya termotivasi mengikuti Master Chef tersebut sejak Season 4. Saat itu, ia sering mengikuti acara talent show ajang memasak.

“Jadi waktu itu setelah saya menang juara pertama menjadi Duta Makan Aceh 2019 sekaligus mendapat gelar Mr. Gourmet di Aceh Culinary Fest 2019, saya menjadi lebih termotivasi. Tentunya ini semua berkat izin Allah dan juga doa dari ibu. Sebab beliau sangat menginginkan saya berhasil setelah saya berjuang selama enam tahun di dunia kuliner yang waktu itu penuh penuh celaan dan jatuh bangun,” ungkap Surya saat diwawancarai aceHTrend, Senin (23/12/2019).

Surya mengatakan, tanpa disengaja setalah ia menerima piala kemengan Aceh Culinary, ia bertekad menjadikan Master Chef Indonesia sebagai goals pencapaian selanjutnya.

“Ternyata promosi saya malam itu keluar. Ya Allah dalam hati saya apa ini jalan saya. Tanpa pikir panjang saya langsung daftar di web Master Cheff. Jadi singkat cerita setelah menunggu hampir satu bulan, saya berpikir, wah ini pasti tidak lolos pendaftaran online. Dan Allahu Akbar menjelang magrib, saya dihubungi dari pihak Master Cheff melalu WA dan menyatakan saya lolos. Saat itu saya masih tidak percaya dan akhirnya pihak RCTI menghubungi saya melalui nomer kantor resmi dan Alhamdulillah di situ saya baru percaya,” kenang Surya.

Ia menyebutkan, setelah lolos pendaftaran, perjalanannya menuju audisi ke Jakarta juga dipenuhi perjuangan karena saat itu ia sedang mengalami krisis keuangan.

“Uang saya hanya ada Rp3 juta waktu itu. Allah Maha Besar teman-teman dan Ibu Plt Gubernur memberikan support ke saya, mereka membantu saya dengan materil untuk audisi saya di Jakarta,” jelasnya.

Setelah satu bulan menunggu, pada suatu sore pihak Master Chef kembali menghubunginya dan menyatakan bila ia lolos final bothcamp.

“Saat ini saya sudah lolos menuju Galery Masterchef. Sebenarnya perjuangannya banyak dan lelah, tapi intinya saya berterima kasih kepada sahabat saya dan Ibu Plt gubernur melalui Dinas Pangan Provinsi Aceh, Dinas Pariwisata dan ibu anggota DPRK, Ibu Sekwan yang menyumbang dana untuk saya bisa jadi finalis lolos ke Galery Master Chef dan saat ini saya anak Aceh pertama di Galery Masterchef. Untuk itu, saya juga berharap dukungan dan doa dari masyarakat Aceh, sehingga saya diberikan kesehatan dan mampu mengharumkan nama Aceh di master chef Indonesia,” pungkasnya.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK