Rizky Sopya Terima Penghargaan Pendamping PKH Teladan dan Inspiratif 2019

Rizky Sopya saat menerima piagam dari Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah @ist

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Pendamping Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial yang bertugas di Kecamatan Jaya Baru, Kota Banda Aceh, Rizky Sopya, yang juga Kepala Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Rumah Baca Aneuk Nanggroe (RUMAN) Aceh, menerima penghargaan sebagai Pendamping Teladan dan Inspiratif Aceh tahun 2019 dari Pemerintah Aceh.

Selain Rizky, dua pendamping PKH lainnya yakni Ade Oscar dari Aceh Utara dan Eka Damayanti dari Pidie juga memperoleh penghargaan yang sama.

Piagam penghargaan diberikan langsung oleh Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah, disaksikan Kadis Sosial Alhudri, pada puncak kegiatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2019 Aceh di Gampong Blang Pandak, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, Rabu (25/12/2019).

“Alhamdulillah, sebuah kehormatan dan kebahagiaan bagi kami. Apresiasi ini bukan untuk saya sendiri. Melainkan, buat semua pendamping PKH, relawan, dan tim RUMAN Aceh yang terus bergerak dengan santun, menjunjung tinggi integritas dan profesional,” ujar Rizky kepada aceHTrend, Jumat (27/12/2019).

Perempuan yang akrab disapa Kiki itu menjelaskan, ada tiga kriteria utama bagi peraih penghargaan bergengsi ini. Pertama, terlibat aktif dalam upaya pengentasan masalah sosial, mampu bekerja sama dengan banyak pihak, dan memiliki inovasi dalam bergerak di masyarakat.

Lembaga Pendidikan dan PKBM RUMAN yang didirikan Rizky bersama sang suami, Ahmad Arif, merupakan salah satu wadah bagi Rizky dalam melakukan inovasinya itu. Berbagai kegiatan disinergikannya sehingga mendapatkan penerima yang memang lebih membutuhkan.

Sebagai contoh, mayoritas murid sekolah PAUD RUMAN Aceh yang dikhususkan bagi kaum dhuafa dan rentan secara sosial ekonomi adalah anak berapa keluarga penerima PKH dari beberapa kecamatan di Banda Aceh dan Aceh Besar.

Kepala Dinas Sosial Aceh, Alhudri, dalam kesempatan itu sebelumnya menungkapkan bahwa HKSN merupakan bagian dari bentuk realiasasi sikap setia sosial antara masyarakat dengan caring (peduli) yang diikuti sharing (berbagi).

“Kesetiakawanan sosial ini, bila dilakukan secara konsisten akan menghadirkan secara langsung dampak yang besar terhadap perubahan harkat, martabat, dan harga diri setiap warga,” ungkap Alhudri.

Rangkaian KHSN Aceh 2019 diisi dengan perekaman administrasi kependudukan berupa e-KTP, membersihkan halaman Masjid Baitut Taqwa, membersihkan sampah di sungai, pengobatan massal, peletakan batu pertama pembangunan rumah dhuafa, dan penyerahan piagam penghargaan kepada TKSK, PSM, dan PKH berprestasi.[]

KOMENTAR FACEBOOK