Tangis Nek Rukiyah Saat Menerima Rumah Bantuan dari Pemko

Rukiyah menangis haru saat menerima bantuan RSS dari Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman @ist

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Salah seorang warga kurang mampu di Gampong Lamseupeung, Kecamatan Lueng Bata, Rukiyah (70) menerima bantuan rumah sehat sederhana (RSS) tipe 36 plus dari Pemerintah Kota Banda Aceh. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman, Jumat (27/12/2019).

Aminullah mengatakan, sebanyak 60 rumah telah direalisasikan oleh Pemerintah Kota yang dikhususkan bagi kaum duafa.

“Ini adalah cita-cita dan tugas saya. Saya ingin dalam kehidupan bertetangga ini agar tidak ada yang berbeda, semua bisa merasakan tidur di bawah atap yang setara,” ujar Aminullah.

Aminullah juga mengatakan, tahun 2020 Pemko menargetkan 100 rumah bantuan. “kita targetkan tahun depan 100 rumah, dari Perkim kita anggarkan 60 unit dan 40 unit dari Baitul Mal. Semoga kita mendapatkan dukungan dan bantuan untuk bisa membangun lebih banyak lagi,” ungkapnya.

Aminullah pun mengharapkan kepada Camat dan para geuchik agar mendata warganya yang kurang mampu.

“Kita terus menggenjot berbagai pembangunan. Jika ada warga yang punya tanah yang dapat dibangun maka segera laporkan agar bisa kita bangun kembali. Mudah-mudahan ini bisa terus berlanjut, semoga kita bisa memberikan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata Wali Kota.

Di tempat yang sama, tokoh masyarakat Banda Aceh, H Harun Keuchik Leumiek, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota.

“Patut kita syukuri, berkat usaha geuchik gampong dan para warga juga sehingga Ibu Rukiyah bisa mendapatkan rumah ini. Alhamdulillah, terima kasih Pak Wali atas bantuannya,” katanya.

Kepada Wali Kota, Rukiyah yang tinggal bersama satu orang anaknya itu pun tampak haru menyampaikan terima kasihnya.

“Alhamdulillah Pak Wali terima kasih atas bantuannya, saya tidak banyak yang bisa saya sampaikan. Saya sangat bersyukur semoga Allah membalas semua kebaikan Bapak,” kata Rukiyah.[]

Editor : Ihan Nurdin