Bagaimana Pandangan Perempuan terhadap Laki-laki dan Sebaliknya?

Ilustrasi

Antara laki-laki dan perempuan mempunyai perbedaan yang sangat spesifik, baik secara fisik maupun cara pandang terhadap lawan jenisnya. Perbedaan cara pandang tersebut didasari oleh kebiasaan laki-laki dan perempuan yang tidak selalu sama.

Sehingga tak jarang saat perempuan dan laki-laki menikah, terjadi percekcokan dalam rumah tangga akibat dari cara pandang yang berbeda ini. Ada kebiasaan laki-laki yang tidak disukai perempuan karena berbagai alasan dan begitu pula sebaliknya.

Apa saja kebiasaan laki-laki yang tidak disukai perempuan dan kebiasaan perempuan yang tidak disukai laki-laki itu? Berikut penjelasannya.

Dikutip dari buku Membangun Keluarga Bahagia yang ditulis oleh Wakhit Hasim, bahwa kebiasaan laki-laki yang tidak disukai perempuan, yaitu laki-laki menganggap enteng pendapat perempuan, alasannya perempuan tidak rasional dan lebih mengutamakan perasaan. Maka dari itu terkadang suara perempuan jarang didengar sekalipun mereka berkata benar.

Laki-laki juga menganggap remeh kebiasaan perempuan dalam melayani, alasannya karena prioritas perempuan pada hal-hal teknis, bukan teoritis. Biasanya kalau ada masalah, laki-laki lebih memilih diam dan tidak mau mengatakan kepada perempuan. Alasanya karena ada waktu tersendiri untuk mengatakannya, yaitu setelah masalah selesai.

Laki-laki sangat tidak suka dikritik atau diberi masukan oleh perempuan karena menganggap hal itu dapat merendahkan dirinya. Namun, laki-laki tidak mampu mengerjakan beberapa pekerjaan dalam satu waktu (multitask) seperti memasak sambil menelepon, dan menggendong anak dengan alasan jika dikerjakan bersamaan tidak akan selesai semua.

Masih dalam buku yang sama, terdapat daftar kebiasaan perempuan yang tidak disukai laki-laki. Adapun kebiasaan yang tidak disukai tersebut ialah perempuan kalau menghadapi masalah berat, mudah menangis, alasannya menangis dapat meringankan beban. Dia juga emosional dalam menghadapi masalah karena menurut perempuan tidak ada salahnya mengungkapkan emosi, itu sehat.

Perempuan sering mengintervensi laki-laki yang dianggapnya itu sebuah masukan atau saran. Ketika mengambil keputusan cenderung independen secara sepihak karena menganggap itu adalah haknya perempuan.

Selain itu, perempuan juga kuat dalam mengontrol laki-laki yang dianggapnya sebagai bentuk kepedulian terhadap laki-laki. Pengontrolan ini biasanya membuat laki-laki merasa hilang kebebasannya sehingga memunculkan rasa tidak suka terhadap perempuan.

Begitulah beberapa cara pandang laki-laki terhadap perempuan dan cara pandang perempuan tehadap laki-laki menurut Wakhit Salim. Anda bisa merasakan sendiri apakah benar seperti itu adanya sehingga bisa mengubah cara pandang tersebut menjadi lebih baik.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK