Wali Nanggroe: Bintang Bulan Harus Berkibar Sebelum 15 Agustus 2020

ACEHTREND.COM,Banda Aceh-Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Teungku Malik Mahmud al Haytar mengatakan bendera bintang bulan sudah harus berkibar di bumi Aceh sebelum 15 Agustus 2020.

Hal ini disampaikan olehnya, Jumat (10/1/2020) pada pertemuan khusus dengan para mantan kombatan GAM dan para Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) di Kompleks Meuligoe Wali Nanggroe, Aceh Besar.

Dalam pertemuan tersebut hadir langsung Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) H. Muzakir Manaf atau Mualem, Wakil Ketua KPA H. Kamaruddin Abu Bakar atau Abu Razak, serta 23 Ketua KPA Wilayah antara lain Darwis Jeunieb, Sarjani Abdullah dan Muchtar Hanafiah atau Ableh Kandang.

Turut hadir pula Suhendra Hadikuntono, pengamat intelijen senior.

Rapat tertutup yang dipimpin oleh Wali Nanggroe tersebut membahas percepatan implementasi MoU Helsinki dan UUPA, khususunya terkait lambang dan Bendera Aceh. “Kesepahaman yang sudah diperjanjikan dalam MoU Helsinki dan diatur dalam UUPA harus segera diimplementasikan secara menyeluruh,” kata Wali Nanggroe menegaskan.

Wali Nanggroe juga menambahkan, umur perdamaian Aceh sudah berusia 14 tahun, namun masih banyak poin-poin perjanjian yang belum diimplementasikan. “Jangan sampai ini terus berlarut-larut dan menjadi masalah ke depannya,” kata Wali Nanggroe.

“Kita berharap bendera dapat berkibar pada 15 Agustus 2020. Karena sudah 15 tahun rakyat Aceh bersabar,” kata Wali Nanggroe. []

KOMENTAR FACEBOOK