Syafridawati TKW Asal Aceh Utara Tak Ada Kabar Sudah Lima Tahun, Sang Ayah Melapor ke Polda

Syafridawati @ist

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Warga Gampong Krueng Lingka, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, Nurdin (70) akhirnya melapor ke Polda Aceh terkait putrinya Syafridawati (27), yang sampai hari ini tidak diketahui keberadaannya setelah pada 2015 lalu berangkat ke Malaysia sebagai TKW.

Nurdin melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SKPT) Polda Aceh didampingi oleh Safaruddin, Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh, Senin (13/1/2020).

Humas YARA, M Dahlan, kepada aceHTrend mengatakan, berdasarkan keterangan Nurdin kepada pihaknya, awal mulanya Syafridawati dibawa oleh Mutia yang juga warga Kecamatan Langkahan ke Malaysia pada 2015 lalu. Gadis itu diiming-imingi pekerjaan dengan gaji yang besar.

“Namun sampai saat ini Syafridawati tidak pernah kembali. Ia juga tidak pernah memberi kabar kepada keluarganya di kampung halaman,” kata Dahlan, Senin (13/1/2020).

Syafridawati diduga menjadi korban perdagangan manusia. Setelah bertahun-tahun menanti tanpa kabar berita apa pun, Nurdin selaku orang tua yang terus merisaukan keberadaan anaknya melaporkan ke polisi agar putrinya itu bisa ditemukan.

“Saat ini proses pelaporan oleh Nurdin di Polda masih berlangsung. Nurdin berharap anaknya bisa cepat pulang ke rumah dan memberi kabar di mana keberadaannya sekarang,” ujar Dahlan.

Sementara Mutia juga tidak diketahui keberadaannya.[]

KOMENTAR FACEBOOK