Ratusan Pengusaha Berkumpul di Abdya Bahas Rencana KEK Halal Barsela

ACEHTREND.COM, Blangpidie – Ratusan pengusaha yang berasal dari 17 kabupaten/kota di Aceh mengikuti diskusi bisnis untuk membahas wacana pembukaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) halal barat-selatan (barsela) di Teluk Surin, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya). Diskusi ini berlangsung di Aula Hotel Lauser Blangpidie, Rabu (15/1/2020).

Diskusi ini dihadiri Bupati Abdya Akmal Ibrahim, Ketua Ikatan Saudagar Muslim Indonesia Provinsi Aceh Nurchalis, pengelola KEK halal barsela Andy Yudi Hendriawan, dan Wakil Ketua DPRK Aceh Jaya Irwanto.

Koordinator pelaksana Elizar Lizam mengatakan, dalam diskusi tersebut hanya dari Kabupaten Simeulu dan Aceh Singkil yang tidak hadir. Sementara kabupaten/kota lain ikut menghadiri kegiatan tersebut.

“Kalau kabupaten lain hadir semua termasuk pengusaha dari Kota Langsa, Aceh Utara, dan pengusaha dari Banda Aceh,” kata Elizar Lizam.

Menurutnya, acara temu bisnis pengusaha barat-selatan dan tengah Aceh tersebut dilaksanakan oleh Komunitas Bisnis Andalan Rakyat Abdya (Kobar) dan didukung oleh Dinas Koperasi UKM, Perdagangan, dan Perindustrian Kabupaten Abdya.

“Acara ini sengaja kami lakukan sebagai bentuk sosialisasi KEK halal barsela. Apalagi program KEK halal yang dipusatkan di kawasan Teluk Surin, Kuala Batee, Abdya ini telah diluncurkan di Jakarta beberapa bulan lalu,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRK Aceh Jaya, Irwanto kepada awak media mengatakan bila dirinya mendukung penuh keberadaan KEK halal barat selatan meskipun pusatnya bukan di Aceh Jaya. Ia mengatakan, Kabupaten Aceh Jaya dan Nagan Raya juga berjuang mendapatkan pusat KEK tersebut.

“Jadi, satu untuk semua, siapa pun pemenangnya kita dukung. Jika Aceh Jaya menang, Nagan Raya dan Abdya juga harus dukung. Begitu juga sebaliknya,” ujarnya.

Irwanto yang juga Ketua ISMI Aceh Jaya mengaku mendukung penuh di mana pun pusat KEK barsela ditempatkan, asalkan masyarakat di pantai barat-selatan tidak terpecah dengan hadirnya pusat pertumbuhan ekonomi baru tersebut.

“Yang terpenting saya mengharapkan masyarakat jangan terpecah belah dengan hadirnya KEK ini,” pungkasnya.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK