Hipelmabdya Apresiasi Pemkab Soal Alokasi Beasiswa

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Ketua umum Himpunan Pelajar Mahasiswa Aceh Barat Daya (Hipelmabdya), Hafijal, mendukung kebijakan Pemerintah Kabupaten Abdya yang mengalokasikan Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK) tahun 2020 untuk beasiswa.

“Kita memberikan apresiasi kepada Pemkab Abdya yang sudah mengalokasikan beasiswa di tahun ini. Dan kita juga memberikan apresiasi kepada bapak-bapak dewan yang sudah ikut mengesahkan anggaran beasiswa Rp1 miliar lebih tersebut,” ungkap Hafijal melalui siaran pers, Sabtu (18/1/2020).

Alokasi dana untuk beasiswa itu dinilai sangat bermanfaat bagi mahasiswa asal Abdya, baik yang menempuh pendidikan tinggi di daerah maupun di Timur Tengah.

“Dampaknya sangat baik bagi mahasiswa,┬ámengingat dapat meringankan beban orang tua dalam membiayai proses perkuliahan,” ujarnya.

Mengutip pernyataan Sekda Abdya, kata Hafijal, kriteria penerima beasiswa diperuntukkan bagi mahasiswa miskin, berprestasi, dan beasiswa Abdya di Timur Tengah. Hal itu tambahnya, menandakan pemkab dan DPRK Abdya peduli terhadap pendidikan generasi penerus Abdya.

“Kita juga berharap kepada Pemkab Abdya untuk dapat mempertimbangkan kembali anggaran yang dianggarkan, pengurus Hipelmabdya meminta pemerintah agar dapat menambahkan lagi nominal anggaran beasiswa dalam APBKP 2020,” pinta Hafijal.

Sementara itu, Wakil Ketua II DPRK Abdya, Hendra Fadhli menyebutkan, Hipelmabdya memiliki gagasan segar dan konstruktif untuk kemajuan Abdya. Hal itu ia rasakan saat pengurus paguyuban tersebut menyampaikan berupa ide dan gagasan pembangunan untuk kabupaten Breuh Sigupai.

Menurut Hendra, kuliah harus menjadi media pembelajaran yang serius dan memiliki manfaat nyata untuk pencapaian cita-cita pembangunan Abdya. Dengan demikian pemerintah hendaknya mendukung agar lahir skripsi dan karya ilmiah lainnya dari mahasiwa asal Abdya yang terkait dengan kepentingan pembangunan Abdya itu sendiri.

“Misal terkait riset teknologi alat-alat pertanian, perkebunan dan perikanan, riset tentang peninggalan sejarah dan budaya, penelitian tentang potensi pengembangan kepariwisataan halal dan berbagai isu pembangunan lainnya. Jadi masuk akal, bila di masa datang Pemerintah Abdya mengembangkan program beasiswa untuk penulisan skripsi dan penulisan karya ilmiah lainnya sesuai kebutuhan pembangunan daerah,” ujarnya.

Oleh karena itu tambahnya, perlu penambahan anggaran APBK Abdya untuk program bantuan beasiswa bagi mahasiswa asal Abdya. Program beasiswa ini mengacu pada kiteria atau prioritas untuk mahasiswa yang miskin dan berprestasi tanpa pandang bulu dan bebas KKN.

“Asrama mahasiswa Abdya di Banda Aceh ini cukup megah dan bermanfaat nyata bagi mahasiswa dan warga asal Abdya di Banda Aceh. Tapi sayang, saat ini hanya diperuntukkan bagi mahasiswa (putra), sementara mahasiwa (putri) asal Abdya juga banyak jumlahnya. Dengan demikian penyediaan asrama putri asal Abdya juga mendesak diprogramkan oleh Pemerintah Abdya,” pungkas Hendra Fadhli.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK