YARA Laporkan Kasus Hilangnya Syafridawati ke KBRI di Kuala Lumpur

Tim Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) melaporkan kasus Syafridawati ke Kedutaan Besar Republik Indonesia, Atase Polri di KBRI, Heri Dian, Senin, 20 Januari 2020 @ist

ACEHTREND.COM, Kuala Lumpur – Tim Yayasan Advokasi Rakyat Aceh telah melaporkan kasus hilangnya Syafridawati ke Kedutaan Besar RI di Kuala Lumpur. Tim YARA yang dipimpin langsung oleh Ketua YARA Safaruddin, didampingi salah satu tokoh Aceh di Malaysia, Tgk Bukhari, meminta dukungan KBRI untuk melacak keberadaan TKW asal Aceh Utara tersebut dan telah bertemu dengan Atase Polri di KBRI, Heri Dian, Senin (20/1/2020).

Tim Advokasi menyerahkan beberapa dokumen terkait ke KBRI untuk memudahkan pencarian Syafridawati. Mereka berharap dengan dukungan dan kerja sama semua pihak, Syafridawati dapat segera bertemu dengan keluarganya.

Safaruddin melalui keterangan tertulisnya kepada aceHTrend mengatakan, YARA mendatangi KBRI pada pukul 09.00 waktu setempat.

Baca: Syafridawati TKW Asal Aceh Utara Tak Ada Kabar Sudah Lima Tahun, Sang Ayah Melapor ke Polda

Kepada Tim Advokasi, Heri menyampaikan, terima kasih kepada YARA dan Tgk Bukhari, yang merespons cepat permasalahan ini, dan KBRI juga akan memanggil orang yang terlibat dalam penempatan Syafridawati di Malaysia.

Safaruddin bersama Humas YARA Muhammad Dahlan, langsung bertolak ke Jakarta setelah urusan di Kuala Lumpur selesai. Di Jakarta komunikasi dilanjutkan dengan pihak terkait lainnya untuk memperluas informasi pencarian Syafridawati.

Baca: Tim YARA Temui Agen yang Membawa Syafridawati ke Malaysia

“Semoga dengan dukungan dan kerja sama semua pihak, Syafridawati dapat segera bertemu dengan keluarganya,” kata Safar.

Sehari sebelumnya, YARA juga telah bertemu dengan agen yang membawa gadis itu ke Malaysia. Namun, berdasarkan penuturan sang agen, Meutia, ia juga tidak mengetahui lagi di mana keberadaan Syafridawati.[]

KOMENTAR FACEBOOK