Qanun LKS Diharapkan Jadi Pedoman Pelaku Industri Jasa Keuangan di Aceh

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian, Keuangan, dan Pembangunan, Mahyuzar, mengucapkan selamat atas peresmian Kantor Cabang PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) Syariah di Banda Aceh.

Mahyuzar mengapresiasi lembaga tersebut yang telah ikut ambil bagian dalam upaya memperkuat implementasi syariat Islam di Aceh dalam bidang perekonomian. Apalagi saat ini Aceh telah memiliki Qanun Nomor 11 Tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah.

“Qanun Aceh Nomor 11 tahun 2018 diharapkan dapat menjadi pedoman pegangan dan dasar hukum bagi pemegang saham dan stakeholder lainnya dalam menjalankan lembaga keuangan secara syariah di Aceh,” kata Mahyuzar dalam sambutannya di acara peresmian Kantor Cabang PT Asuransi Jasindo Syariah di Jalan Tgk Daud Beureueh, Rabu (22/1/2020).

Dia juga berharap PT Asuransi Jasindo Syariah dapat menjadi salah satu asuransi pilihan terbaik bagi masyarakat Aceh.

Mahyuzar juga mengatakan qanun ini tidak hanya mengatur tentang bank syariah tetapi juga lembaga keuangan non-perbankan syariah seperti asuransi, pegadaian, pasar modal, koperasi dan sebagainya.

“Harapan kita kedepannya PT Asuransi Jasa Indonesia Syariah tetep berjalan di dalam koridor yang telah digariskan sesuai dengan ketentuan dan tetap menerapkan prinsip syariah secara benar,” harapannya.

Sementara itu, Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, yang juga Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah menyampaikan bahwa penerapan Qanun Aceh Nomor 11 tahun 2018 tentang LKS sebagai elemen dari kelanjutan Qanun Nomor 11 Tahun 2002 tentang Syariat Islam.

“Selama ini sudah berjalan tentang akidah, ibadah, dan syariah di Aceh, tapi ada satu yang belum tuntas di Aceh yaitu tentang muamalah secara syariah salah satunya masih ada penerapan ekonomi belum sepenuhnya secara syariah,” sebut Aminullah.

Setelah dikeluarkannya qanun tersebut maka seluruh instrumen lembaga keuangan seperti perbankan, asuransi, dan pegadaian, wajib menjalankan seluruh aktivitasnya dengan sistem syariah. Saat ini Qanun LKS tersebut sedang dalam tahap sosialisasi dan menjadi masa transisi bagi lembaga keuangan di Aceh. Qanun ini efektif dilaksanakan pada tahun 2021 atau tiga tahun setelah disahkan.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK