Cari Pasar LN, Disnaker Pertemukan Pengusaha UMKM dengan GUAM Malaysia

Teuku Harris (Ketua Gabungan Usahawan Acheh Malaysia, tiga kanan) bersama pejabat Malaysia dan petani kentang di Gayo.

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk (Disnekermobduk) Aceh menggelar pertemuan antara pengusaha UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) Aceh dengan para pejabat dan pengusaha asal negeri jiran Malaysia. Pertemuan dalam format temu ramah ini direncanakan digelar di Bale Meusapat, Kantor Disnakermobduk, Sabtu siang (25/1/2020).

“Kegiatan ini terlaksana berkat kerja sama Disnakermobduk Aceh dengan GUAM (Gabungan Usahawan Acheh Malaysia, red). Ketua GUAM Teuku Harris bersama tiga pejabat dari Malaysia sudah menyatakan kesediaan mereka. Kami menargetkan sekitar 50 pengusaha UMKM hadir dalam pertemuan penting ini,” kata Ir Iskandar Syukri MM, MT, Kadis Nakermobduk Aceh, Jumat (24/1/2020).

Iskandar Syukri menambahkan, pertemuan ini sangat penting dalam rangka mempromosikan dan mencari pasar potensi investasi untuk produk-produk unggulan UKM/IKM yang ada di Aceh. Menurutnya, Aceh dengan Malaysia sangat dekat, baik secara geografis maupun budaya sehingga saling menguntungkan baik dari sisi hubungan perniagaan maupun memperluas pasar kerja.

“Produk-produk dari industri kecil menengah di Aceh saat ini sudah cukup bagus, menarik. Khusus makanan atau minuman rata-rata sudah berlogo halal dan lezat,” tambah Iskandar, didamping Kabid Pelatihan Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja Tenaga Kerja, Aswar Ramli Paya.

Sementara itu, Ketua GUAM, Teuku Harris, bersama tiga pejabat dari Malaysia sudah berada di Aceh sejak Kamis (23/1/2020). Pihaknya melihat berbagai potensi yang ada di Aceh untuk dipelajari bentuk kerja sama ke depan.

“Kami saat ini sedang melihat berbagai potensi di Aceh, termasuk sayur-sayuran di Tanah Gayo, yang dapat kita jalin kerja sama ke depannya dalam hubungan dagang. Gabungan Usahawan Acheh Malaysia atau GUAM bersedia menjembatani kepentingan kedua belah pihak dalam menjalin hubungan perniagaan kedua bangsa,” ujar Teuku Harris yang berayahkan asal Beureunuen, Pidie, ini.

“Hari ini (Jumat, red) akan datang juga beberapa saudagar dari Kuala Lumpur ke Banda Aceh. Kami upayakan mereka juga hadir dan mahu berbagi kisahnya dalam pertemuan dengan pelaku usaha UMKM Sabtu esok,” sambung Harris didampingi saudagar asal Aceh di Malaysia, Jafar Insya Reubee.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK