Gempa di Turki Tewaskan 22 Orang

Seorang wanita dikeluarkan dari reruntuhan @bbc

Setidaknya 22 orang tewas dan lebih dari 1.000 lainnya terluka dalam gempa bumi dahsyat di Turki timur.

Gempa berkekuatan 6,8 yang berpusat di Kota Sivrice di Provinsi Elazig menyebabkan bangunan runtuh dan membuat penduduk berlarian ke jalan.

Sebanyk 39 orang telah diselamatkan dari reruntuhan, dan lebih dari 20 lainnya dikhawatirkan masih terperangkap di dalamnya, dikatakan oleh tim penyelamat.

Gempa bumi sering terjadi di Turki, sekitar 17.000 orang tewas dalam gempa di kota barat Izmit pada tahun 1999.

Gempa pada hari Jumat (24/1/2020) terjadi sekitar jam 20:55 waktu setempat (17:55 GMT).

Goncangan juga terasa di negara tetangga Suriah, Lebanon, dan IranĀ 

Lebih dari 200 gempa susulan dicatat terjadi setelahnya.

Otoritas Manajemen Bencana dan Darurat Turki (Afad) mengatakan lebih dari 400 tim penyelamat sedang menuju ke wilayah itu, dengan membawa tempat tidur dan tenda untuk mereka yang dipindahkan. Memperingatkan orang-orang untuk tidak kembali ke bangunan yang rusak untuk menhindari terjadinya gempa susulan.

Afad mengatakan bahwa 18 orang tewas di Provinsi Elazig, sementara jumlah resmi di Malatya berjumlah empat orang. Gubernur Malatya, sebelumnya, mengatakan bahwa enam orang telah tewas di sana.

Gambar-gambar di TV menunjukkan layanan darurat dengan penuh kekalutan mencari korban.

Seorang wanita berhasil dikeluarkan dari bawah reruntuhan sekitar 13 jam setelah gempa, kata para pejabat setempat. Dia diselamatkan setelah memanggil kerabatnya dari ponselnya dan memberi tahu mereka di mana dia terjebak.

Tetapi seorang anak laki-laki berusia 12 tahun yang diselamatkan dari reruntuhan kemudian meninggal di rumah sakit.

“Kejadian ini sangat menakutkan, perabotan rumah jatuh di atas kami. Kami bergegas ke luar,” kata kantor berita AFP mengutip Melahat Can yang berusia 47 tahun, yang tinggal di kota Elazig.

Wilayah yang dilanda gempa, sekitar 550 km (340 mil) timur dari ibu kota Ankara, suatu daerah terpencil dan berpenduduk sedikit, sehingga rincian kerusakan dan kematian terlambat untuk dapat diketahui

Para pejabat setempat telah mengirimkan tempat tidur, tenda, dan selimut ke daerah itu, di mana suhu semalam secara teratur turun di bawah nol. Dalam pernyataannya pada Sabtu pagi, otoritas darurat mengatakan suhu turun ke -8C.

Palang Merah Turki juga telah mengirim ratusan personel dengan persediaan darurat, katanya.

Sivrice, sebuah kota berpenduduk sekitar 4.000 orang, adalah tempat wisata yang populer di tepi danau Hazar, merupakan sumber sungai Tigris.[] Sumber : BBC

Penerjemah : Ikhsan Pakusa
Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK