Ini Perkembangan Terbaru dari Mahasiswa Aceh di Wuhan

Fadil @ist

ACEHTREND.COM, Beijing – Senin (27/1/2020) kemarin sejumlah kedutaan besar yang ada di Kota Wuhan sudah berembuk dengan Pemerintah Cina mengenai akses evakuasi warga negara asing di Wuhan. Pemerintah Cina disebut akan mencoba memfasilitasi segala kebutuhan pada saat proses evakuasi nanti. Namun masih belum diketahui kapan proses evakuasi dilakukan dan akan segera dikabarkan.

Informasi tersebut disampaikan salah satu mahasiswa Aceh yang saat ini berada di Kota Wuhan, Fadil, kepada aceHTrend, Rabu (29/1/2020).

“Sampai saat ini belum ada satu warga negara pun yang bisa keluar dari Wuhan. Akses transportasi di Wuhan pun masih belum dibuka hingga saat ini,” kata Fadil.

Baca: Apotek di Beijing Kena Denda Karena Menaikkan Harga Masker

Hari ini tepat seminggu Kota Wuhan diisolasi sejak diumumkan pada Kamis lalu. Selama itu pula, para mahasiswa Aceh di Wuhan hanya menghabiskan waktunya di asrama dan tidak berani beraktivitas di luar ruangan.

Sejauh ini kata Fadil, mereka masih memiliki stok logistik untuk beberapa hari ke depan. Namun beberapa stok bahan baku di toko mulai habis seperti minyak goreng, beras, dan masker yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

“Kalaupun masker ada di apotek, harganya bisa 5x lipat. Dengan keadaan seperti ini kami mahasiswa Indonesia semakin khawatir, mengingat korban terinfeksi virus semakin bertambah. Up date terakhir sudah lima ribuan orang terjangkit dan seratusan orang meninggal dunia,” kata mahasiswa Central China Normal University itu.

Fadil berharap agar Pemerintah RI bisa segera mengevakuasi WNI dari Wuhan. Ia juga berharap semua tahapan proses pendekatan dengan Pemerintah Cina berjalan lancar. Saat ini kata Fadil, Badan Nasional Penanggulangan Bencana juga sudah mengirimkan 10 ribu masker dan sudah tiba di Kota Beijing.

“Masker sedang dalam perjalanan menuju Provinsi Hubei dan akan disebarluaskan kepada seluruh mahasiswa Indonesia di Wuhan, Provinsi Hubei,” katanya.

Sementara itu, koordinasi dengan sesama mahasiswa Aceh kata Fadil juga berjalan lancar dan solid. Ia sendiri terus memantau kondisi rekan-rekan mahasiswa lain yang tersebar di kampus lain untuk mengingatkan mereka agar menjaga kondisinya.[]

KOMENTAR FACEBOOK