Pemko Langsa Larang Masyarakat Rayakan Hari Valentine

ACEHTREND.COM, Langsa – Pemerintah Kota Langsa melarang masyarakatnya untuk merayakan Hari Valentine yang dirayakan setiap 14 Februari karena bertentangan dengan syariat Islam dan budaya Aceh.

“Untuk menjaga kesucian akidah dan penguatan pengamalan syariat Islam maka disampaikan kepada seluruh masyarakat Kota Langsa bahwa Valentine Day bertentangan dengan syariat Islam dan budaya Aceh,” sebut Kepala Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kota Langsa, Aji Asmanuddin, kepada wartawan, Rabu (12/2/2020).

Ia menjelaskan, sehubungan dengan itu Wali Kota Langsa telah menyerukan kepada kalangan generasi muda, mahasiswa/i, pelajar, dan seluruh masyarakat muslim Kota Langsa agar tidak merayakan Valentine Day dalam bentuk apa pun.


Kemudian, khusus bagi kaum remaja agar tidak berkumpul atau berduaan berboncengan dengan yang bukan mahramnya yang dapat mengundang khalwat, mesum, zina, dan sebagainya yang melanggar Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Qanun Jinayat.

Selain itu, diminta kepada pihak perhotelan/penginapan, kafe, tempat hiburan, dan tempat-tempat lainnya untuk tidak memfasilitasi kegiatan tersebut.

“Jika imbauan ini tidak diindahkan maka akan ditindak sesuai dengan Qanun Syariat Islam yang berlaku,” pungkasnya.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK