Muslizar: Tidak Boleh Ada Perayaan Valentine di Abdya

ACEHTREND.COM, Blangpidie – Wakil Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Muslizar MT melarang masyarakat merayakan Hari Valentin pada 14 Februari 2020 karena bertentangan dengan syariat Islam dan budaya  Aceh.

Larangan ini kata Muslizar, untuk menjaga kesucian akidah dan penguatan pengamalan syariat Islam khususnya di Kabupaten Abdya dan umumnya Provinsi Aceh.

“Kami tegaskan tidak ada perayaan Valentine’s Day di Abdya dalam bentuk apa pun karena perayaan itu bertentangan dengan syariat Islam dan budaya kita di Aceh,” ungkap Muslizar kepada aceHTrend, Kamis (13/2/2020).


Khusus bagi kaum remaja dan mahasiswa diimbau agar tidak berkumpul atau berduaan dan berboncengan dengan yang bukan mahramnya yang dapat mengundang khalwat, mesum, zina dan sebagainya yang  melanggar Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Qanun Jinayat.

Dirinya juga menginstruksikan kepada Satpol PP dan WH agar meningkatkan patroli pada hari valentin tersebut. Jika imbauan ini tidak diindahkan maka akan ditindak sesuai dengan Qanun Syariat Islam yang berlaku di Aceh.

“Kita juga minta kepada pihak perhotelan/penginapan, kafe, tempat hiburan, dan tempat-tempat lainnya untuk tidak memfasilitasi kegiatan tersebut. Jika imbauan ini tidak diindahkan maka akan ditindak sesuai dengan Qanun Syariat Islam yang berlaku,” tegas Muslizar.

Selain itu sambungnya, semua aparatur gampong dan juga orang tua untuk sama-sama menjaga ketertiban dan kenyamanan di gampong masing-masing agar tidak ada perayaan valentine baik di gampong maupun di destinasi wisata yang ada di wilayah masing-masing.

“Orang tua juga harus mengingatkan anak-anaknya agar tidak merayakan Valentine’s day. Kemudian aparatur gampong juga harus memberitahukan kepada masyarakat agar tidak merayakan valentine ini di gampong, lebih-lebih gampong yang memiliki destinasi wisata. Karena sesungguhnya budaya itu bertentangan dengan budaya dan akidah kita, maka jangan merasa hebat tatkala kita mampu mengikuti budaya orang,” pungkas Muslizar.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK