Sejumlah Ulama Luar Aceh Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad di Singkil

ACEHTREND.COM,  Singkil – Abuya Syekh H Amran Waly Al-Khalidy dan sejumlah ulama dari luar Aceh termasuk ulama dari Aceh Singkil yang tergabung dalam Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf-Indonesia (MPTT-I), hadir dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad saw 1441 H di Pondok Pesantren Darul Hasanah Syekh Abdurrauf Singkil, Rabu (12/2/2020).

Menurut keterangan salah seorang panitia, Ustaz Irwansyah kepada aceHTrend, Rabu (12/2/2020), acara ini juga dihadiri Wali Nanggroe MPTT-I Jakarta, Wali Nanggroe Sulawesi, dan Wali Nanggroe MPTT-I Manado.

“Hadir Abi Sahal Tastari Waly, Ketua Pusat MPTT-I, H Kahirunnas, Wali Naggroe MPTT-I Jakarta, Teungku H Anshari Abbasi, KH Ahmad Datau, dan tamu dari Aceh Selatan, Bogor dan Sulawesi,” jelas Irwansyah.

Selain itu saat acara berlangsung, tampak pula hadir Wakil Bupati Aceh Singkil, H Sazali S.Sos, Setdakab Aceh Singkil, Drs. Azmi, beberapa Kepala SKPK Aceh Singkil, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan ribuan jamaah termasuk santri dari berbagai pondok pesantren.

Dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad saw yang dikemas dengan tausiyah agama dan Rateb Seribe ini, Pimpinan MPTT Asia Tenggara, Abuya Syekh H Amran Waly Al-Khalidy mengakui, ajaran dan ilmu kesufian dewasa ini kurang diminati, tidak mau dipelajari, bahkan kurang diamalkan oleh umat Islam.

Padahal kata Abuya Amran Waly, ajaran dan ilmu kesufian itu berperan untuk memperbaiki akhlak dan mengendalikan nafsu manusia. Jika akhlak dan nafsu baik, ibadah yang telah dilakukan akan cepat diterima oleh Allah Swt.

“Salat yang kita tunaikan, sedekah yang kita serahkan, dan ibadah lainnya yang kita amalkan akan cepat diterima Allah. Malah akidah kita semakin bercahaya di dalam batin dan terpantul pada wajah,” ucap Abuya Amran Wali Khalidy dengan suara pelan dan lirih.

Dalam kesempatan itu Abuya Syekh Amran Waly mengimbau, agar umat Islam terus belajar tasawuf dan ilmu kesufian demi mendapatkan nafsu mutmainnah yang kamilah.

Abuya menambahkan, sebagai insan yang gemar bertasawuf dan cinta kesufian, harus memahami bahwa dalam hidup ini, tidak ada hak kita kepada orang, yang ada hanya hak orang kepada kita.

Selain itu, Pimpinan Pesantren Darussalam Labuhan Haji, Aceh Selatan ini menegaskan, sebagai insan kamil yang paham ilmu kesufian, harus bisa melupakan kelebihan kita dan senantiasa mengingat kelebihan orang lain. Kita harus tahan disakiti, tahan tidak menyakiti dan selalu memberikan yang terbaik kepada sesama dan kepada Allah Swt.

Sementara itu Wakil Bupati Aceh Singkil, H Sazali, S.Sos dalam sambutannya menyampaikan, Aceh Singkil adalah sebuah daerah tempat lahirnya ulama-ulama tasawuf, seperti Syekh Hamzah Fansuri, Syekh Ali Fansuri, Syekh Abdurrauf As-Singkili dan lainnya.

Ulama-ulama ini mengajarkan dan mengembangkan ajaran tasawuf, tidak saja di Aceh Singkil, melainkan ke seluruh Aceh bahkan ke Nusantara termasuk ke negara-negara Asia. Sehingga ketika itu, nama ulama dan Singkil sangat terkenal ke seantero dunia.

“Dari dulu di Aceh Singkil tasawuf terus berkembang dan akan terus berkembang. Apalagi bulan Juni nanti di Aceh Singkil akan menggelar hajatan besar yakni Muzakarah Tauhid Tasawuf  ke-6 se-Asia Tenggara. Mari kita dukung acara muzakarah ulama-ulama tauhid-tasawuf ini sehingga Aceh Singkil kembali dikenal daerah luar,” ucap H Sazali.

Sebagai tuan rumah, tambah Sazali, warga Aceh Singkil, harus menumbuhkembangkan semangat tolong-menolong dan ikhlas dalam melaksanakan muzakarah. Jangan berharap balasan di dunia, tapi haraplah balasan di akhirat kelak.

Menurut H Sazali, apabila warga terus beribadah, berbuat baik, selalu berzikir  menyebut nama Allah Swt, dan patuh pada ajaran ulama, Allah dan Rasulullah akan cinta. Sehingga Allah akan memberi pahala dan Rasulullah akan memberikan safaatnya. Aceh Singkil pun akan dikucuri rahmat dan berkah.

Di pengujung acara, seluruh jamaah berzikir (rateb seribee) yang dipimpin H Khairunnas, Wali Naggroe MPTT-I Jakarta. Gema kalimat  La ilaha illallah pun berkumandang di petala langit.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK