Disdikbud Aceh Timur Usulkan Jalan ke Sijudo Jadi Prioritas Instansi Terkait

Husnul Khatimah, guru SMP 4 Pante Bidari, Aceh Timur, menempuh jalan berlumpur, demi mengajar anak bangsa. [Foto dikutip dari akun Facebook Atjeh Timeline]

ACEHTREND.COM, Idi Rayek – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Timur, Saiful Basri, mengatakan bila seluruh akses jalan menuju ke sekolah di kabupaten itu sudah diusulkan untuk perbaikan ke Pemerintah Pusat dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Terkait akses jalan menuju SMP N 4 Pante Bidari di Gampong Sijudo, Saiful mengatakan bila jalan itu awalnya sudah mulai dikerjakan oleh pemerintah daerah setempat. Saiful juga menyebutkan bila foto itu diambil pada Desember 2019 di mana saat itu sedang musim penghujan.

“Jalan itu awalnya sudah dibangun oleh pemerintah daerah, tapi belum diaspal. Karena Desember musim hujan, jadi jalan itu berlumpur,” kata Saiful Basri saat dihubungi aceHTrend, Jumat (14/2/2020).

Selain itu, menuju ke sekolah tersebut tidak mudah karena juga harus menaiki rakit lalu menuju ke sekolah melewati perbukitan. Saat hujan jalanan berlumpur sehingga sangat susah dilalui.

Baca: Sembari Gendong Bayi, Guru SMP 4 Pante Bidari Lalui Jalan Berlumpur ke Sekolah

“Kita memang tak berwenang membangun jalan ke sekolah. Namun, kita koordinasikan dengan PUPR. Saat duduk rapat dengan seluruh kepala SKPK, saya usulkan jalan itu agar menjadi prioritas pembangunan, bahkan di dalam musrenbang pun kita sampaikan, apalagi itu sekolah di pedalaman sekali,” katanya.

Saiful menjelaskan, guru yang bertugas di sana berstatus guru garis depan dengan tanggung jawab yang sangat bagus. Ia mengapresiasi guru yang mengabdi di sana.

“Di sana itu ada guru daerah terpencil juga. Kita fokus meningkatkan sarana dan prasarana sekolahnya. Jangan sampai sudah daerah terpencil, sarana di sekolahnya pun tidak memadai,” kata Saiful.

Saiful mengatakan, SMP N 4 Pante Bidar memang berada di daerah yang sangat terpencil, makanya kata dia setiap guru yang mengajar di sana mendapat penambahan gaji khusus, selain dari gaji pokok dan uang sertifikasi bagi guru yang lulus sertifikasi.

Untuk sekolah itu, sambung Saiful juga tersedia rumah dinas guru. “Semua akan kita lengkapi bertahap. Untuk jalan kami minta agar diprioritaskan oleh Dinas PUPR, sedangkan untuk penambahan rumah guru sudah kita usulkan ke pihak kementerian. Agar guru dan pelajar mudah ke sekolah,” ujarnya.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK