Mahasiswa Dukung Rencana Dewan Panggil Direktur Pemilik HGU Sawit di Abdya

Wahyu Andika

ACEHTREND.COM, Blangpidie – Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMa) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Muhammadiyah Aceh Barat Daya (Abdya), Wahyu Andika, mendukung rencana anggota DPRK Abdya yang berencana memanggil direktur perusahaan pemilik Hak Guna Usaha (HGU) kelapa sawit yang beroperasi di Abdya untuk mempertanyakan soal kebun plasma.

“Kami mendukung rencana dewan untuk memanggil para pemilik HGU ini. Tentunya pemanggilan ini harus benar-benar dilakukan nantinya, sebab kita semua ingin kejelasan terkait lahan plasma tersebut,” ungkap Wahyu melalui siaran pers yang diterima aceHTrend, Jumat (14/2/2020).

Ia menyebutkan, PT Cemerlang Abadi (CA) yang terletak di Gampong Cot Simantok, Kecamatan Babahrot kurang lebih sudah 30 tahun beroperasi di Abdya. Menurut laporan masyarakat katanya, belum ada kejelasan terkait lahan plasma tersebut, begitu juga halnya dengan PT Watu Gede Utama dan PT Dua Perkasa Lestari (DPL).

“Kita juga sempat berdiskusi dengan masyarakat Babahrot terkait lahan plasma ini, bahkan dulu mereka sempat mempertanyakan kejelasan mengenai lahan tersebut yang dijanjikan oleh PT Dua Perkasa Lestari, waktu itu mereka juga sempat menjumpai pihak DPRK periode lalu. Namun sampai hari ini belum ada kejelasan, itu belum lagi PT yang lain,” ujarnya.

Justru karena itu sambung Wahyu, pihaknya berharap agar anggota DPRK Abdya melibatkan pemerintah daerah, mahasiswa, dan stakeholder terkait lainnya untuk memperjelas secara tuntas masalah lahan plasma tersebut.

“Dan kita dari mahasiswa siap melakukan pengawalan bersama eksekutif dan legislatif terkait lahan ini, jangan sampai nantinya upaya yang dilakukan oleh pihak DPRK Abdya berjalan setengah jalan,” pungkas Wahyu Andika.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK