Warga Singkil Utara Antusias Pilih Calon Anggota BPK

ACEHTREND.COM, Singkil— Warga Gosong Telaga Selatan dan Gosong Telaga Timur,  Singkil Utara, Aceh Singkil, sangat antusias menyalurkan aspirasi mereka di tempat pemungutan suara (TPS) dalam pemilihan calon anggota Badan Permusyawaratan Kampung (BPK) yang digelar di dua desa tersebut, Jumat (14/2/2020).

Pantauan aceHTrend, sejak pagi warga berbondong-bondong datang dan rela antre menunggu giliran untuk mencoblos.

Sore harinya, saat perhitungan suara warga datang lagi menyaksikan hasil perhitungan suara. Siapa yang mendapat suara terbanyak yang nanti mewakili warga duduk sebangai anggota BPK masa jabatan 2020-2026.

Layaknya pemilihan kepala daerah atau pemilihan legislatif, panitia juga menyedia bilik suara yang di dalam ada foto kandidat sesuai  nomor urut.

Setelah memilih dengan cara mencontreng dengan pulpen, kartu suara dimasukkan ke kotak suara lalu pemilih melumurkan jarinya dengan tinta yang tersedia.

Sejumlah petugas keamanan baik dari Polsek dan Koramil Singkil Utara terlihat berjaga di tempat pemungutan suara.

Camat Singkil Utara H Amril Ar, SH, M.Si beserta jajarannya pun turut memantau ke-TPS dua desa yang menggelar pemilihan.

Kepada aceHTrend H. Amril, Ar, SH, M.Si mengatakan, sebelumnya satu kampung, yakni Gosong Telahga Utara, telah menggelar pemilihan anggota DPK.

“Setelah dua kampung melakukan pemilihan hari ini, tinggal empat kampung lagi dari tujuh kampung yang ada di Singkil Utara. Insya Allah hari Minggu ini,  Kampung Ketapang Indah,” ujar Amril.

Amril merasa sangat gembira atas besarnya minat warga melakukan pencoblosan dan  calon BPK yang mendaftar dan ikut berkompetisi pun lumayan banyak.

“Alhamdulillah, pelaksanaan pemungutan suara berjalan lancar, partisipasi masyarakat untuk ikut memilih cukup besar. Ini menunjukkan tingkat partispasi masyarakat untuk membangun kampung semakin tinggi,” kata Camat Singkil Utara.

Sementara itu, mantan ketua BPK Gosong Telaga Selatan, Jasmuddin kepada aceHTrend menjelaskan, warga memilih anggota BPK tersebut, ada keterwakilan wilayah dan ada juga keterwakilan perempuan.

Adapun yang dimaksud dengan pengisian anggota BPK berdasarkan keterwakilan wilayah, kata Jasmuddin, dilakukan untuk memilih calon anggota BPK dari unsur wakil wilayah pemilihan dalam kampung.

Jumlah anggotanya dari masing-masing wilayah, tambah Jasmuddin, ditetapkan secara proposional dengan memperhatikan jumlah penduduk.

Sedangkan, pengisian anggota BPD berdasarkan keterwakilan perempuan dilakukan untuk memilih satu orang perempuan sebagai anggota BPD Wakil perempuan. Dan pemilihannya dilakukan oleh perempuan warga desa yang telah memiliki hak pilih

Menyangkut dengan fungsi  dan tugas BPK, secara gamblang Jasmuddin menerangkan, Antara lain, membahas dan menyepakati Rancangan Peraturan Kampung (RPKamp) bersama kepala desa. Menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat kampung, dan melakukan pengawasan kinerja kepala kampung.

“Ini sebagaimana yang tertuang dalam Permendagri No. 110 Tentang Badan Permusyawaratan Desa,” pungkas Jasmuddin.[]

KOMENTAR FACEBOOK