Dampak Corona di Cina, Masker Langka di Aceh

Jafar Insya Reubee (tengah) bersama istrinya Maiza Mansur dan wartawan AceHTrend Hasan Basri di Bandara SIM, Minggu (16/2/2020).

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Merebaknya virus corona yang berasal dari Wuhan, Cina ikut berdampak ke Aceh. Untuk mengantisipasi dan menjaga kondisi kesehatannya, masyarakat pun memakai masker. Namun sayangnya, di Banda Aceh dan Aceh Besar masker mulai langka.

Pedagang asal Aceh di Kuala Lumpur, Jafar Insya Reubee, yang saat ini sedang di Banda Aceh mengaku sepanjang Sabtu sampai Minggu keliling apotek di Banda Aceh dan Aceh Besar untuk mencari masker, tapi tidak mendapatkannya.

“Saya bersama istri Minggu hari ini harus balik ke Malaysia dan mencari masker untuk digunakan dalam perjalanan, tapi saya tak mendapatkannya. Sebaliknya istri saya entah di mana dia cari hingga dapat masker satu potong,” kata Jafar, lelaki asal Pidie, saat ditemui di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, Minggu (16/2/2020).

Boykee, pemilik toko obat di Blang Cut Banda Aceh

Pengakuan yang sama disampaikan Ismee, dosen UIN Ar-Raniry yang mengaku ada urusan di Changloon, Kedah, Malaysia.

“Saya cari masker N95 di Banda Aceh tapi tak ada, langka. Kabarnya ada yang borong untuk dikirim ke Cina,” ujar Ismee dibenarkan sahabatnya, Miftah.

Boyki, pemilik toko obat di Blang Cut, Banda Aceh, juga menyampaikan hal senada.

“Di tempat saya cuma ada masker standar, itu pun harganya mulai naik. Masker langka di Aceh, ada yang kumpulkan untuk dikirim ke Cina. Di sana tidak cukup barang,” kata Boy kepada AceHTrend.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK