Janda Lima Anak di Tamiang Mundur dari Penerima Bansos PKH

Dahniar, warga Gampong Bukit Rata, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang. (Dok. PKH)

ACEHTREND.COM, Aceh Tamiang- Dahniar, seorang ibu rumah tangga dan tercatat sebagai janda yang memiliki tanggungan lima orang anak turut mundur dari kepesertaan sebagai penerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH). Alasannya, dia tidak mau lagi menerima bantuan sosial tersebut karena merasa sudah mandiri dengan usaha kios di depan rumahnya. Tentunya hal itu tidak lepas dari binaan pendamping PKH setempat.

Dahniar, merupakan warga Gampong Bukit Rata, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang. Dia adalah satu-satunya tulang punggung keluarga sejak suaminya meninggal dunia. Kesehariannya, ia menjaga kios di depan rumahnya guna mencukupi kebutuhan 5 orang buah hatinya.

“Saya masuk tahun 2013, sekarang saya keluar karena merasa sudah mandiri dengan usaha kios ini. Saya berharap dengan keluarnya saya, dapat membantu orang lain yang kurang mampu dan lebih membutuhkan,” kata Dahniar beberapa hari lalu pada pendamping PKH setempat.

Dahniar merupakan Warga Desa Bukit Rata Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang. Dia satu-satunya tulang punggung utama dalam keluarga sejak suaminya tiada, kesehariannya menjaga kios di depan rumah guna mencukupi kebutuhan 5 buah hatinya.

Menanggapi hal itu, Koordinator Wilayah PKH Aceh III Faizin turut mengapresiasi langkah Dahniar untuk keluar dari kepesertaan penerima bantuan sosial PKH. Faizin mengaku sudah berkunjung langsung ke kediaman Dahniar pada Rabu 10 Januari 2020 bersama pendamping dan coordinator PKH kabupaten setempat.

“Saya mengapresiasi beliau, tentu kita akan terus memantau beliau agar tidak kembali jatuh ke dalam kemiskinan, sehingga angka kemiskinan di Aceh dapat terus kita tekan,” katanya Rabu, 19 Januari 2020. []

KOMENTAR FACEBOOK