Polantas Berjiwa Sosial Aipda Khairul Fahmi kembali Terima Penghargaan

Aipda Khairul Fahmi SH (tengah) bersama dua rekannya @ist

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Aipda Khairul Fahmi, polisi di Satuan Lalu Lintas Polresta Banda Aceh kembali menerima penghargaan atas prestasi yang ia raih. Kali ini, lelaki kelahiran Gampong Palong, Kecamatan Geulumpang Baro, Kabupaten Pidie itu menerima penghargaan bergengsi dari Dirlantas Aceh, Kombes Drs. Dicky Sondani SIK, pada saat pelaksanaan apel pagi di Mapolda Aceh, Kamis (20/2/2020).

Pemberian penghargaan untuk suami Dewi Fitriana itu lantaran dedikasi dan keberhasilan dalam dinas, serta berhasil menemukan barang bukti berupa paket narkoba jenis ganja saat razia di Jalan Tgk Daud Beureueh, Banda Aceh tepatnya di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) pada Rabu, 12 Februari 2020 lalu.

Kepada aceHTrend, Khairul Fahmi mengatakan, keberhasilan yang ia raih bukanlah apa-apa jika dulunya tidak ada doa dan dukungan dari kedua mendiang orang tua, istri, dan tiga orang anaknya. Selain itu, kekompakan dan kekeluargaan yang dibangun di jajaran Satlantas Polresta Banda Aceh juga menjadi faktor keberhasilan bagi seluruh anggota.

“Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolda, Direktur Lalu Lintas, Kapolresta Banda Aceh, semua polisi di Polda Aceh dan kepada rekan-rekan saya polisi lalu lintas di Polresta Banda Aceh, karena atas bimbingan, semangat, serta dukungan saya bisa terus berbuat yang terbaik untuk masyarakat,” ungkap Khairul Fahmi.

Bagi kalangan masyarakat Banda Aceh, sosok Khairul Fahmi tidak asing lagi, terutama bagi para pengendara. Apalagi sikap ramah dan jiwa sosialnya membuat Khairul Fahmi disenangi oleh masyarakat.

Atas sikap kepekaan sosial yang ia miliki itu, baru-baru ini anggota DPD-RI, H Sudirman alias Haji Uma memberikan piagam penghargaan untuk Khairul Fahmi atas aksi sosial yang dilakukannya dalam membantu masyarakat kurang mampu di Provinsi Aceh.

“Saya hanya ingin hidup saya ini berguna bagi orang lain. Maka apa yang bisa kita lakukan, maka lakukanlah demi kemanusiaan. Dan yang terpenting apa yang kita lakukan itu ikhlas demi berbakti kepada bangsa dan negera, kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi, maka mari kita berbagi dan peduli,” ajak Kahirul Fahmi.

Dirinya berpesan agar masyarakat Aceh untuk menjauhi narkoba, sebab barang haram tersebut dapat merusak segala lini kehidupan dalam sosial masyarakat.

“Kita berharap supaya masyarakat kita tidak mendekati apalagi menggunakan narkoba. Maka mari sama-sama kita saling bergandengan tangan untuk memberantas narkoba agar generasi muda Aceh terselamatkan,” pungkas Khairul Fahmi.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK