20 Tahun Menderita Kaki Gajah, Akhirnya Fitriani Bakal Dirujuk ke RSUZA

Sekretaris Dinkes Langsa, Erizal, SKM, M.Kes, saat menjenguk Fitriani, Senin (24/2/2020). @aceHTrend/Syafrizal

ACEHTREND.COM, Langsa – Selama 20 tahun menderita penyakit kaki gajah (filariasis), Fitriani (32), warga Gampong Alue Beurawe, Kecamatan Langsa Kota ini akhirnya akan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin Banda Aceh oleh Dinas Kesehatan Kota Langsa.

Sekretaris Dinkes Kota Langsa Erizal, SKM, MKes dan Kepala Puskesmas Langsa Kota dr Yusuf Akbar, siang tadi berkujung ke rumah janda beranak dua itu, Senin (25/2/2020).

Erizal menuturkan, penyakit filariasis merupakan infeksi yang disebabkan oleh cacing filaria dan dapat menyerang hewan maupun manusia.

Penyakit ini katanya dapat menular melalui gigitan nyamuk. Di Kota Langsa terdapat enam orang yang menderita penyakit filariasis dan sudah diberikan antibiotik pencegahan penularannya.

Erizal mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan menjaga penampungan air agar terhindar dari bibit nyamuk yang dapat berkembang biak, sehingga nyamuk itu tidak membawa wabah tersebut.

Fitriani sebelumnya sudah empat kali menjalani operasi dan sudah ada kemajuan. Di RSUZA nanti dia akan menjalani operasi yang kelima.

“Insyaallah Dinkes Kota Langsa akan membantu proses administrasi rujukan melalui Puskesmas Langsa Kota, dan akan segera dirujuk ke Banda Aceh,” tutur Erizal.

Sementara itu, Fitriani mengatakan, bahwa dirinya sudah menderita penyakit tersebut selama sekitar 20 tahun. Pada tahun 2016 dia menjalani operasi pertamanya, selanjutnya pada Februari 2017 dilakukan operasi yang kedua. Berikutnya pada tahun 2019 ia menjalani dua kali operasi lagi.

“Saya minta pada pemerintah untuk membantu, sebab saya termasuk keluarga yang kurang mampu”, ujarnya.

Fitriani menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Langsa yang telah memperhatikan dirinya sebagai warga kurang mampu.[]

Editor : Ihan Nurdin