Puluhan Mustahik Terima Santunan Hasil Usaha Ayam Potong Binaan BMA

Ketua Unit ZIS Produktif Baitul Mal Aceh, Putra Misbah, menyerahkan bantuan santunan kepada mustahik hasil panen ayam potong di Aceh Tenggara, Senin (24/02/2020). @ist/aceHTrend

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Usaha ayam potong gampong produktif binaan Baitul Mal Aceh (BMA) melalui Baitul Mal Gampong (BMG) Semadam Awal, Kecamatan Semadam, Kabupaten Aceh Tenggara mulai dipanen. Hasil panen tersebut digunakan untuk menyantuni 30 orang mustahik setempat, yaitu 20 orang janda dan 10 keluarga miskin.

Kepala Sekretariat Baitul Mal Aceh, Rahmad Raden mengharapkan agar usaha yang dijalankan tersebut dapat terus ditingkatkan. Target jangka panjangnya menjadi salah satu solusi penyelesaian kemiskinan di Aceh.

“Saat ini BMA sedang melakukan monitoring dan evaluasi terhadap program-program Baitul Mal Aceh tahun 2019, salah satunya ada bantuan gampong produktif kerja sama dengan Baitul Mal Gampong,” ungkap Rahmad Raden, Senin (24/2/2020).

Ia menambahkan, nilai manfaat dari usaha ayam potong ini sudah bisa dinikmati oleh masyarakat. Oleh karena itu ia berharap adanya partisipasi aktif dari masyarakat untuk mendukung usaha yang telah ada ini sehingga masyarakat yang kurang mampu akan terbantu lebih banyak lagi.

“Kita sudah melihat banyak manfaat dari program ini, maka jumlah bantuan untuk program desa produktif kita tingkatkan, jika sebelumnya hanya mendapatkan Rp50 juta per desa, maka tahun ini mencapai Rp150 juta per desa,” kata Rahmad.

Sementara itu, Ketua BMG Semadam Awal, Ustaz Tamrin mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan untuk masyarakat setempat. Walaupun beberapa kali sempat gagal, pihaknya bersama warga terus berusaha agar berjalan dengan baik.

“Alhamdulillah kini sudah ada hasilnya, ke depan kita usahakan keuntungan akan terus meningkat sehingga penerima santunan pun akan lebih banyak lagi,” kata Ustaz Tamrin.

Ia menyebutkan, pada tahun 2018 pihaknya mendapatkan bantuan dana dari Baitul Mal Aceh sebesar Rp50 juta untuk pemberdayaan masyarakat di gampongnya. Dana tersebut mereka gunakan untuk usaha ternak ayam potong.

Dalam setahun pengelolaannya, usaha ayam potong itu telah dipanen sebanyak enak kali. Dan pada panen perdana dan kedua mengalami kegagalan. Namun berkat usaha keras dan dukungan penduduk setempat kini telah mendapatkan hasil yang lumayan.[]

KOMENTAR FACEBOOK