Musta Nola Vida, Gadis Aceh Singkil yang Menjadi Mualaf karena Kemuliaan Islam

ACEHTREND.COM, Singkil — Seorang gadis berusia 23 tahun dari Desa Pertabas, Simpang Kanan, Aceh Singkil, resmi memeluk Islam setelah disyahadatkan oleh dai perbatasan Ustaz Azmi, Senin (25/2/2020).

Gadis bernama Musta Nola Vida itu mengucapkan dua kalimat Syahadat disaksikan imam, khatib, bilal, rubiah, tokoh agama, dan pengurus masjid lainnya termasuk perwakilan kepala desa, ketua pemuda, dan beberapa warga Desa Pertabas.

Sebelumnya, Musta Nola Vida adalah penganut agama Kristen Katolik. Setelah menjadi mualaf, namanya diganti menjadi Maisarah.

Menurut keterangan Maisarah, ia masuk Islam tanpa ada paksaan dari pihak mana pun. Alasan berganti akidah karena menurutnya, Islam itu agama yang bersih lagi suci. Akhlak umatnya sangat tinggi dan mulia.

“Islamlah agama yang hak dan benar. Hanya Islam yang diterima oleh Allah. Saya memeluk Islam karena kemulian dan ketinggian Islam dan atas kesadaran sendiri tanpa ada paksaan dari siapa pun,” ujar Maisarah seusai prosesi pensyahadatan.

Sementara itu, Ustaz Azmi yang mensyahadatkan Maisarah mengatakan, kita harus bersyukur pada Allah Swt atas terus bertambahnya saudara kita yang memeluk Islam.

Dari beberapa orang keluarga Maisarah, kata Ustaz Azmi, hanya dia yang diberi hidayah memeluk Islam.

“Kita doakan, semoga anggota keluarga lain mendapat hidayah yang sama dan mau mengganti akidahnya ke Islam,” ujar Ustaz Azmi.

Maisarah masuk Islam, kata Ustaz Azmi, setelah yang bersangkutan mendapat izin dari keluarganya. Ini dibuktikan dengan adanya surat izin yang diteken menggunakan materai 6000.

Setelah prosesi pembacaan kalimat syahadatain: Asyhadualla ilaha illallah, wa asyahdu anna Muhammadur Rasullullah, wanita yang belum menikah itu tidak saja diberikan Alquran, beberapa perangkat salat, baju gamis lengkap dengan jilbabnya, buku-buku tetapi juga diberikan nasihat agama.

Jamaah yang hadir di rumah Pak Imam Masjid Pertabas, tempat diselenggarakannya pensyahadatan, mendoakan agar Allah Swt menetapkan iman dan Islam Maisarah sehingga ia tetap istikamah dalam akidahya.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK