Pesan Kapolda pada Calon Brigadir Polisi: Jangan Lukai Hati Orang Tua dan Hindari Gaya Hidup Mewah

Kapolda Aceh Irjen Pol. Wahyu Widada

ACEHTREND.COM, Jantho – Sebanyak 210 peserta didik Diktukba Polri TA 2019-2020 SPN Polda Aceh mendapat pembekalan dari Kapolda Aceh, Irjen Pol Wahyu Widada. Kegiatan pembekalan untuk siswa tersebut berlangsung di Aula Serbaguna SPN Polda Aceh, Saree, Aceh Besar, Kamis (27/2/2020).

Kapolda mengatakan, ia sengaja mengambil kesempatan untuk memberikan pembekalan yang sebentar lagi akan dilantik menjadi Brigadir Polisi.

“Tinggal beberapa lagi kalian akan dilantik menjadi anggota Polri, jadi jaga diri kalian jangan buat masalah. Kalian adalah sworn police yang setelah disumpah akan diberikan kewenangan-kewenangan. Jadi setelah disumpah kalian harus menjaga sumpah kalian,” ungkap Kapolda.

Ia juga menyebutkan, masuknya para siswa tersebut merupakan keinginan sendiri, maka para siswa itu diminta untuk mengangkat derajat diri sendiri dan keluarga.

“Kalian adalah kebanggaan orang tua kalian, maka syukuri itu. Jangan lukai hati orang tua kalian, jaga kebanggaan orang tua kalian, bila kalian terpeleset dengan masalah dan dipecat, maka hilanglah kebanggaan kalian dan orang tua kalian,” ujarnya.

Dengan gaji saat ini yang begitu besar, kata Kapolda, dirinya meminta agar para siswa tersebut terus bersyukur. Ia juga berpesan agar mereka menghindari gaya hidup mewah.

“Syukuri dengan apa yang kalian miliki saat ini, maka hal itu lebih baik dan lebih dihargai seragam kalian oleh masyarakat,” paparnya.

Dalam bertugas tambah Kapolda, harus tetap semangat, jangan mengeluh dan punya spirit yang tinggi, jangan mudah menyerah. Selain itu  anggota Polri harus tetap setia dan patuh kepada NKRI dan ideologi negara, yaitu Pancasila.

“Jangan terpengaruh dengan radikalisme, apalagi sekarang banyak dipengaruhi oleh media sosial. Kalian harus cerdas dalam menyikapi pesan-pesan dari media sosial, harap Kapolda,” pesan Kapolda.

Setelah dilantik menjadi anggota Polri kata Kapolda, tugas yang dilaksanakan adalah tugas mulia dan bernilai ibadah, contohnya seperti menolong masyarakat untuk menyeberangi jalan. Sebab pekerjaan polisi adalah pekerjaan yang tidak bisa digantikan oleh mesin karena polisi bekerja dengan hati.

“Kalian mulai saat ini hingga dalam bertugas nantinya harus kompak, saling mendukung, sehingga tugas kalian akan berhasil. Jadilah diri kalian sebagai polisi yang dipercaya masyarakat,” tuturnya.

Di akhir sambutannya, Kapolda juga menyampaikan pesan-pesan melalui tayangan film yang dapat memberi motivasi bagi siswa-siswa Diktukba angkatan 44 tersebut.

Kepada Para Gadik, Kapolda juga mengharapkan dalam mendidik siswa harus dilakukan dengan cara berbeda karena banyak siswa sekarang adalah dari generasi milenial dan berlatar belakang heterogen.

Dalam kegiatan itu, Kapolda Aceh didampingi Kepala SPN Kombes Pol Taufiq Rochmad Hidayat, SIK dan Kabid TIK Polda Aceh AKBP Bambang Syafrianto SIK. Selain itu juga turut hadir para Pejabat Utama dan sejumlah Personel SPN serta sejumlah Perwira Polda Aceh lainnya.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK