Terlibat Jual Beli Sabu, Dua Pegawai dan Tiga Napi Lapas Kelas II B Langsa Dibekuk Polisi

Kelima tersangka yang merupakan pegawai dan napi Lapas Kelas II B Langsa dan barang bukti saat diamankan di Polres Langsa, Rabu (11/3/2020).(istimewa)

ACEHTREND.COM, Langsa – Dua pegawai dan tiga narapidana (napi) Lapas Kelas II B Langsa dibekuk Sat Resnarkoba Polres Langsa karena terlibat jual beli narkoba jenis sabu-sabu. Mereka dibekuk sekitar pukul 21.30 WIB, Minggu (8/3/2020).

Hal tersebut disampaikan Kapolres Langsa, AKBP Giyarto, SH SIK, melalui Kasat Narkoba Iptu Wijaya Yudistira Putra SH, kepada aceHTrend, Rabu (11/3/2020).

Kasat menyebutkan, kedua pegawai itu masing-masing RS (32), warga Gampong Alue Beurawe, Kecamatan Langsa Kota dan IA (46), warga Gampong Teungoh, Kecamatan Langsa Kota. Sedangkan tiga napi, yaitu HA (29), TE (49), dan YU (46).

Penangkapan itu berawal ketika anggota Unit Opsnal Sat Resnarkoba Polres Langsa menangkap tersangka RS, yang selama ini diduga mengedarkan narkotika jenis sabu-sabu.

“Tersangka ditangkap saat sedang mengendarai sepmornya di Gampong Sidorejo, Kecamatan Langsa Lama, dan saat dilakukan pemeriksaan ditemukan barang bukti satu paket sabu seberat 0,09 gram yang dibalut dengan kertas timah rokok yang ditemukan di dalam saku baju,” urai Kasat.

Kemudian, tersangka dibawa ke rumahnya di Gampong Alue Beurawe, Kecamatan Langsa Kota dan saat dilakukan penggeledahan di dalam rumah tersangka ditemukan barang bukti satu sendok sabu.

Selain itu, dari tersangka RS, polisi berhasil mengamankan barang bukti satu unit HP merk Samsung lipat warna putih, satu unit Sepmor merk Honda Scoopy warna merah BL 5999 UY, uang tunai dengan total sebesar sejumlah Rp325.000, serta barang bukti lainnya.

Lanjut Kasat, berdasarkan pengakuan dari tersangka, awalnya ia membeli sabu tersebut sebanyak satu sak atau 5 gram dari temannya yang berinisial I (DPO) dengan harga Rp3.000.000, atas suruhan dari napi Lapas Klas II B Langsa.

Kemudian, kata Kasat lagi, Unit Opsnal Resnarkoba yang langsung dipimpinnya melakukan pengembangan ke Lapas Kelas II B Langsa dan setelah berkoordinasi dengan Kalapas, Tim Opsnal mengamankan tiga orang napi yang bernama HA, TE, dan YU serta mengamankan seorang pegawai lapas lainnya yakni IA.

“Saat diamankan, ditemukan barang bukti satu paket sabu dari napi YU di dalam kamar mandi, dan turut serta diamankan barang bukti lainnya,” katanya.

Selanjutnya, keempat orang tersangka yang diamankan di Lapas Klas II B Langsa diduga terlibat dalam tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu yang dilakukan oleh tersangka RS, dengan peran yang berbeda-beda. 

Baca: BNN Jemput Napi Kelas Kakap Zul Penggrik dari LP Narkotika Langsa ke Jakarta

Tersangka RS yang merupakan pegawai Lapas Klas II B Langsa merupakan residivis dalam kasus yang sama dan ianya pernah menjalani hukuman di Rutan Klas II B Sigli pada tahun 2017 selama 10  ulan penjara.

Sementara, tiga napi yang diamankan juga sebelumnya terlibat dalam kasus yang sama dengan masa hukuman yang berbeda-beda di Lapas Klas II B Langsa.

“Selanjutnya, kelima tersangka dan barang bukti dibawa ke Mapolres Langsa guna dilakukan proses penyidikan lebih lanjut, sedangkan I (DPO) masih dalam proses penyelidikan Sat Resnarkoba Polres Langsa,” tutupnya.[]

Editor : Ihan Nurdin