Masyarakat Dewantara Bangun Rumah untuk Dhuafa

Tarmizi (tengah baju biru) dengan perangkat kecamatan dan desa.

ACEHTREND.COM, Lhoksukon – Keluarga Besar Masyarakat Dewantara (KBMD) membangun satu unit rumah untuk warga miskin di Dusun Suka Sejahtera, Gampong Bangka Jaya, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara. Dana pembangunan rumah tersebut merupakan hasil dari sumbangan masyarakat di kecamatan setempat.

Ketua panitia pelaksana Danramil Dewantara Kapten Inf Mulyanto kepada aceHTrend, Selasa (24/3/2020) mengatakaan, untuk tahap pertama dana terkumpul untuk pembangunan rumah itu sebesar Rp44,5 juta yang bersumber dari sumbangan masyarakat, karyawan PT PIM, dan anggota DPRK, serta DPRA.

“Rumah yang diserahterimakan hari ini dibangun atas kerja sama Muspika Dewantara, IPSM, KNPI Dewantara, PT PIM dan seluruh stakeholder yang ada di Dewantara,” katanya.


Mulyanto menjelaskan, pembangunan satu unit rumah tipe 36 itu dilaksanakan pada pertengahan bulan Januari 2020. Karena kekompakan tim dalam penggalangan dana, rumah tersebut selesai dibangun dalam masa dua bulan.

Lanjutnya, KBMD itu dibentuk karena masih banyak rumah penduduk yang sudah tidak layak huni, sehingga Mulyanto mengajak semua elemen masyarakat yang ada di kecamatan tersebut untuk peduli terhadap warga miskin. Kegiatan tersebut akan terus dilakukan agar beban masyarakat Miskin dapat terbantu dengan adanya rumah layak huni tersebut.

“Di Dewantara ada 15 gampong, untuk memprioritaskannya, kami membentuk tim survei. Untuk tahap pertama ini yang layak dibangun rumah Bapak Tarmizi yang sehari-hari bekerja sebagai tukang becak, dan rumahnya sudah mau roboh,” terangnya.

Sementara itu, Tarmizi (52), yang menerima rumah bantuan tersebut mengucapkan ribuan terima kasih kepada KBMD yang peduli dan membangun satu unit rumah layak huni.

“Saya sangat bahagia dan senang, terima kasih untuk KBMD yang telah memberi kami tempat tinggal yang layak dengan membangun rumah,” tuturnya.

Tambahnya, sebelum ada bantuan rumah tersebut, Tarmizi tinggal bersama istri dan lima orang anaknya di rumah yang berlantai tanah, berdinding yang terbuat dari anyaman bambu dan beratap daun rumbia.

“Saya memiliki dua anak perempuan dan tiga laki-laki, semua dalam pendidikan. Penghasilan dari tarik becak, alhamdulillah cukup buat mereka sekolah,” terang Tarmizi.

Acara serah terima rumah tersebut turut dihadiri oleh jajaran koramil, kapolsek, Humas PT PIM, imum mukim, ketua RMBS, pihak puskesmas, IPSM, KNPI, Kopwan, pendamping PKH, TKSK, dan tokoh masyarakat Dewantara.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK