Terkait dengan Satu PDP yang Meninggal di RSUZA, Dokter dan Paramedis di RS Arun Dikarantina

ACEHTREND.COM, Lhokseumawe – Tim Manajemen Rumah Sakit Arun Lhokseumawe mengarantina dokter dan paramedis yang menangani pasien dalam pengawasan (PDP) yang dirujuk dan meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh.

“Sebelumnya pasien berinisial AA asal Kota Lhokseumawe itu pernah dirawat selama tiga hari di RS Arun sebelum dirujuk ke RSUZA Banda Aceh,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe, dr Said Alam kepada awak media, Selasa (24/3/2020).

Dia menyebutkan, dokter dan paramedis yang pernah menangani pasien AA semua dikarantina di rumah masing-masing selam 14 hari ke depan dan dalam pantauan pihaknya. Namun, Said Alam tidak memberitahu berapa jumlah mereka yang dikarantina.

“Mereka akan selalu kita pantau kondisinya. Jika kita ingin berkomunikasi dengan mereka melalui telepon,” katanya.

Dia menyebutkan, hingga saat ini hasil spesimen pasien AA itu belum diperoleh dari Balitbang Kemenkes RI. Sehingga belum diketahui positif atau negatif Covid-19.

Sebelumnya diberitkan, satu orang pasien dalam pengawasan (PDP) AA (55), yang meninggal dunia di Respiratory Intensive Care Unit (RICU) RSUDZA, Senin siang (23/3/2020), disebutkan karena gagal napas dan pneumonia.

Pasien AA termasuk dalam PDP, dan dirawat di RSUDZA karena dirujuk dari Rumah Sakit Arun Lhoksumawe beberapa hari sebelumnya.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK