Dinkes: Keluarga dan Karyawan yang Pernah Kontak dengan PDP Asal Lhokseumawe telah Dikarantina

Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Lhokseumawe, T. Adnan didampingi Kadikes Lhokseumawe, dr Said Alam Zulfikar saat konferensi pers, Kamis (26/3/2020) @aceHTrend/Mulyadi Pasee

ACEHTREND.COM, Lhokseumawe – Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe memastikan telah melakukan karantina bagi anggota keluarga pasien berinisial AA (55) yang meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh pada Senin, 23 Maret 2020. Hasil uji swab pasien tersebut telah keluar pagi tadi dan positif corona.

“Keluarga dan karyawan tempat kerja pasien itu sudah kita isolasikan mandiri,” kata Kepala Dinas Kesehatan Lhokseumawe, dr. Said Alam Zulfikar, kepada awak media dalam konferensi pers, Kamis (26/3/2020).

Pihaknya juga memastikan akan terus melakukan penelusuran untuk mencari tahu siapa saja orang yang pernah berkontak langsung dengan pasien tersebut.


“Untuk karyawan tempat pasien bekerja sudah ada surat instruksi dari pimpinan PT Perta Arun Gas untuk mengisolasikan karyawan yang pernah kontak dengan pasien tersebut,” katanya.

Selain itu, kata Said, pihak manajeman RS Arun Lhokseumawe juga sudah melakukan isolasi mandiri kepada tenaga medis yang pernah menangani pasien tersebut sebelum dirujuk ke RSUZA Banda Aceh.

“Mereka semua tenaga medis sudah diisolasi dan rumah sakit juga sudah dilakukan penyemprotan disinfektan sebelum ada hasil pasien tersebut positif corona,” kata Said.

Namun, saat ditanya awak media berapa jumlah keluarga dan karyawan yang dikarantina, Said tidak memberikan jawaban.[]

Editor : Ihan Nurdin