Terkait 25 ODP Anggota DPRA, Hendra Budian: Saya Tidak Tahu Asal Usul Data Itu

Wakil Ketua DPRA Hendra Budian @aceHTrend

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Wakil Pimpinan DPRA, Hendra Budian, mengaku tidak mengetahui asal usul data anggota DPRA yang masuk dalam status orang dalam pengawasan (ODP) Covid-19.

“Saya tidak tahu asal usul data yang beredar ke publik tersebut. Sampai hari ini, saya belum dikonfirmasi oleh pihak mana pun,” ungkap Hendra Budian saat dikonfirmasi aceHTrend, Kamis (26/3/2020).

Namun, dirinya mengakui bahwa pada 10 Maret 2020 lalu berada di Jakarta dalam rangka tugas DPRA.


“Saya kembali ke Banda Aceh tanggal 17 Maret lalu. Alhamdulillah, kondisi saya baik dan sehat. Hingga hari ini tidak ada gejala demam maupun influenza. Hanya saja saya membatasi diri untuk tidak keluar rumah,” ujar Hendra.

Dirinya berharap, dalam rangka pencegahan penyebaran virus corona ini, masyarakat untuk mengikuti imbauan pemerintah dalam menjalani protokol kesehatan guna menghadapi wabah Convid-19.

“Mulailah menjaga kebersihan di rumah masing-masing, dengan melakukan disinfeksi sendiri. Percayalah, pemerintah bersama DPRA pasti akan bekerja maksimal untuk mencari solusi bagi masyarakat,” pungkas Hendra Budian.

Berdasarkan data itu, masa berakhir status ODP Hendra Budian pada 27 Maret 2020. Sementara Wakil Pimpinan DPRA lainnya, yakni, Safaruddin, S.Sos berakhir masa status ODP-nya pada 26 Maret 2020. Sementara 23 orang lainnya, ada yang berakhir mulai tanggal 27, 28 Maret dan ada juga yang berakhir pada tanggal 1 dan tanggal 2 April 2020.[]

Editor : Ihan Nurdin