Dewan Aceh Utara Minta Pemkab Lakukan Ini

Anggota DPRK Aceh Utara, Nazaruddin @aceHTrend/Mulyadi Pasee

ACEHTREND.COM, Lhoksukon – Anggota Komisi V DPRK Aceh Utara, Tgk Nazaruddin, meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Utara segera menyiapkan Rencana Kontijensi (Renkon) Kesehatan dengan melibatan semua stakeholder untuk penanganan virus corona (Covid-19).

“Rencana Kontijensi ini pemerintah mengajak seluruh stakeholders yang ada, baik pemerintah maupun perusahan milik negara dan daerah, maupun swasta untuk ikut serta membantu melalui CSR atau dana sosial untuk memperkuat kapasitas kesehatan masyarakat dalam mengantisipasi penyebaran virus corona,” Kata Tgk Nazaruddin kepada aceHTrend, Jumat (27/3/2020).

Lanjutnya, renkon itu lebih kepada langkah-langkah disusun menghadapi situasi darurat seperti saat ini dengan melihat kekuatan yang ada.


Selain itu, Pemkab Aceh Utara melalui Satuan Tugas Covid-19 diminta untuk segera menyediakan wastafel portabel dan sabun di pusat pembelanjaan seperti pasar-pasar di setiap kecamatan. Menurut Nazaruddin, skemanya bisa kerja sama dengan perusahaan yang ada, sementara kebutuhan air bisa disuplai dari Perusahan Daerah Air Minum (PDAM).

Nazaruddin meminta pemerintah untuk melakukan penyemprotan disinfektan dan penyediaan hand sanitizer di setiap masjid yang ada di jalan lintas utama, sehingga memberi kenyamanan bagi jamaah.

“Di samping itu pemkab segera mendesak pihak perbankan melalui Bank Indonesia agar segera menyediakan hand sanitizer di semua galeri ATM. Meskipun surat imbauan Gubernur Aceh sudah disampaikan, sampai kemarin kita melihat masih banyak ATM  yang belum tersedia,” katanya.

Menurut Nazar, seperti sosialisasi dengan pemasangan spanduk dilakukan setiap kecamatan itu tidak perlu, karena hanya menghabiskan uang saja dan berlebihan, apalagi besar foto dengan tulisan.

Jadi hal yang harus dilakukan pemerintah di antaranya ruang publik yang tidak mungkin ditutup misalnya pasar dan masjid, melihat ketersediaan anggaran, mengajak perguruan tinggi ikut membantu menyiapkan kebutuhan-kebutuhan yang bisa disiapkan oleh akademisi/ahli yang ada sehingga menjamin standar barang yang diproduksi seperti sabun, disinfektan, dan hand sanitizer.

“Serta menghitung kebutuhan wastafel, hand sanitizer, disinfektan dan sabun yang diperlukan untuk ditempatkan di ruang publik,” pungkasnya.[]

Editor : Ihan Nurdin