Terapkan Social Distancing, Mesjid Al Jihad Jeulingke Ditutup Sementara

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Sehubungan dengan imbauan pemerintah, pengurus Masjid Al-Jihad, Jeulingke, Banda Aceh, menghentikan sementara seluruh kegiatan yang berlangsung di masjid tersebut, terhitung mulai subuh Jumat (27/3/2020).

Imuem Syik Masjid Al-Jihad, Ustaz Muzakkir A Wahab, usai pelaksanaan shalat Maghrib berjamaah, Kamis (26/3/2020) mengumumkan kepada jamaah.

Keputusan penghentian kegiatan ibadah termasuk pengajian di masjid tersebut dilakukan berdasarkan hasil keputusan rapat Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Masjid Al-Jihad bersama para jamaah, pada Rabu (25/3/2020).

Kebijakan itu dilakukan sebagai upaya untuk memutuskan mata rantai penyebaran covid-19 yang saat ini mulai ditemukan kasus positif di Banda Aceh dan menyebabkan dua orang warga Aceh meninggal dunia.

Ustaz Muzakkir saat dikonfirmasi oleh aceHTrend mengatakan bahwa keputusan tersebut mulai berlaku efektif sejak Jumat 27 Maret 2020 sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Namun demikian menurut Ustadz Muzakir, hanya kegiatan ibadah dihentikan, azan tetap dikumandangkan selama lima waktu. “Muazzin akan menyelipkan lafaz sholluu fii buyutikum yang artinya shalatlah di rumah kalian,” ujarnya.

Ketua Badan Kemakmuran Mesjid (BKM) Al Jihad Drs.M. Nasir Ibrahim, kepada aceHTrend mengatakan, langkah yang diambil pengurus mesjid untuk penghentian sementara berdasarkan kepada Fatwa MUI nomor 14 tahun 2020 juga senada dengan Surat Edaran Plt Gubernur Aceh Ir Nova Iriansyah, MT yang meminta kepada masayarakat untuk melakukan pembatasan sosial atau social distancing agar tidak ada pengumpulan massa dalam jumlah banyak di ruang publik.

“Kita menyahuti dan melaksanakan fatwa MUI dan surat edaran tersebut demi kemaslahatan kita bersama. Kita berharap akan dijauhkan Allah dari wabah penyakit ini,” Kata M. Nasir.

Masjid Al Jihad berada di Dusun Jeulingke Indah, Gampong Jeulingke, Kecamatan Syiah Kuala Banda Aceh. Selain digunakan untuk shalat jamaah lima waktu. Mesjid ini aktif melaksanakan kajian agama secara rutin dan pengajian taman pendidikan anak-anak untuk sekitar Komplek Jeulingke Indah. []

Laporan Ahmad Mirza Safwandy