Dugaan Malpraktik di RSCND Langsa, Hasil Autopsi Ditemukan Potongan Laminaria dalam Tubuh Korban

Ilustrasi

ACEHTREND.COM, Langsa – Hasil autopsi pasien hamil yang meninggal dunia diduga korban malpraktik di RS Cut Nyak Dhien Langsa, menemukan adanya potongan laminaria dalam tubuh korban.

“Hasil autopsi yang dilakukan tim forensik RSUD Langsa dan anggota Inafis Polres Langsa, ada potongan laminaria,” sebut Kapolres Langsa, AKBP Giyarto SH SIK, melalui Kasat Reskrim, Iptu Arif S Wibowo SIK, kepada wartawan, Jumat (27/3/2020).

Selain laminaria, dalam tubuh korban juga ditemukan janin yang berukuran 1 cm yang belum berhasil dikuratase akibat pendarahan sebelumnya.


Seperti diberitakan sebelumnya, akibat dugaan malpraktik yang dilakukan oknum dokter kandungan, RA, membuat seorang wanita hamil berinisial SH (24), warga Gampong Lengkong, Kecamatan Langsa Baro, meninggal dunia.

Baca: Pasien Hamil Diduga Meninggal karena Malpraktik di RSCND Langsa, Ini Penjelasan Rumah Sakit

Mengutip keterangan di honestdocs.id laminaria merupakan jenis rumput laut yang tergolong dalam kelompok obat herbal.

Terkadang dokter menggunakan laminaria untuk memperluas serviks, mulut rahim, sebelum prosedur medis tertentu. Dokter menempatkan batang atau lapisan laminaria langsung di dalam leher rahim. 

Batang laminaria digunakan dengan tujuan untuk memperbesar serviks sebelum pelebaran dan kuretase (pengikisan uterus), pengangkatan alat medis yang ada di dalam rahim, prosedur diagnostik, penempatan radium untuk perawatan kanker dan prosedur ginekologi lainnya.[]

Editor : Ihan Nurdin