Antisipasi Kemungkinan Terburuk, Pemerintah Aceh Sediakan Kuburan Khusus Covid-19

ACEHTREND.COM,Banda Aceh- Direktur RSUZA Dr. dr. Azharuddin, Sp.OT.K,Spine-FICH., Jumat (27/3/2020) mengajukan permohonan pengadaan tanah kuburan untuk pasien covid-19 yang meninggal dunia.

Dalam suratnya yang ditujukan kepada Plt Gubernur Aceh, c/q Sekda Aceh, Azharuddin menyebutkan sehubungan dengan kesiagaan penanganan covid-19 dan memutus mata rantai penyebaran virus, pihak RSUZA meminta Pemerintah Aceh menyediakan lahan pekuburan yang dipergunakan untuk memakamkan jenazah yang berstatus positif covid-19 atau Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Surat Direktur RSUZA yang berisi permintaan pengadaan lahan pekuburan khusus untuk pasien covid-19 atau PDP yang meninggal dunia. [Ist]

Menjawab permintaan Direktur RSUZA, Pemerintah Aceh melalui Juru Bicara Covid-19 Saifullah Abdulgani, Sabtu (28/3/2020) malam, dalam konferensi persnya, yang ikut di-live-kan melalui laman Facebook Biro Humas Pemerintah Aceh, menyebutkan Pemerintah Aceh sedang menyiapkan lahan khusus untuk tempat penguburan pasien yang positif covid-19 atau PDP yang meninggal dunia.


“Pemerintah Aceh sedang mempersiapkan tanah untuk kuburan massal korban virus corona. Hal ini perlu kita persiapkan karena berdasarkan pengalaman di 160 negara dan pengalaman di negara kita sendiri, angka kematian covid-19 di Indonesia termasuk yang tertinggi dibandingkan negara lain. Berdasarkan pengalaman tersebut tentu kita harus mempersiapkan segala sesuatunya. Kita siapkan ruang perawatannya, kita siapkan peralatannya, kita persiapkan sumber daya manusianya, dan kita juga tidak bisa nafikan kalau takdir berkata lain harus ada yang barangkali dipanggil oleh Allah swt, setelah dirawat, dipertahankan, diupayakan dengan sebaik-baiknya, kita harus menyiapkan tempat,” kata SAg.

Dok. Biro Humas Pemerintah Aceh.

Untuk kebutuhan itu, SAg mengatakan, tadi pagi (pagi kemarin) Sekda Aceh dr. Taqwallah, sudah turun ke lapangan untuk melihat lahan yang akan dipergunakan sebagai lokasi kuburan massal covid-19 di Aceh. []

KOMENTAR FACEBOOK