Hasil Lab PDP Asal Aceh Utara yang Meninggal di RSUZA Negatif Covid-19

Ilustrasi

ACEHTREND.COM, Lhoksukon – Hasil tes swab pasien PDP berinisial EY asal Gampong Pulo Blang Trieng, Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara yang meninggal dunia pada Rabu malam (25/3/2020) telah keluar dan hasilnya negatif Covid-19.

“Dari haslil pemeriksaan swab (sampel lendir) yang dikeluarkan oleh Balitbangkes Jakarta yang diterima Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Aceh Utara, menunjukkan almarhum negatif corona,” kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Aceh Utara, Andree Prayuda kepada aceHTrend melalui keterangan tertulis, Senin (30/3/2020).

Andree mengatakan, hasil swab tersebut sesuai dengan keyakinan Bupati Aceh Utara H Muhammad Thaib yang pernah diberitakan sebelumnya, bahwa yang bersangkutan meninggal dunia bukan karena terpapar virus corona, tapi karena sakit infeksi empedu.


Menindaklanjuti hasil tersebut, lanjut Andree, pihaknya telah menyampaikan kepada Muspika Syamtalira Bayu dan seluruh Tim Gugus Tugas untuk mencabut status isolasi terhadap warga Gampong Pulo Blang. Sebelumnya warga gampong tersebut diisolasi lantaran membuka bungkusan plastik jenazah tersebut untuk dimandikan setelah dibawa pulang dari rumah sakit.

 “Alhamdulillah, hari ini status isolasi telah dicabut,” kata Andree.

Andree menyebutkan, sebelumnya Bupati Aceh Utara H Muhammad Thaib pada Jumat, 27 Maret 2020, memberikan pernyataan bahwa EY yang saat itu berstatus PDP Covid-19 Aceh meninggal karena menderita infeksi empedu.

“Saya katakan, masalah daripada warga kita di Kecamatan Syamtalira Bayu itu, pada dasarnya almarhum itu bukan sakit karena virus corona,” kata Cek Mad waktu itu.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK