Selama Darurat Corona, Santri Dayah Mulia Aceh Besar Belajar Secara Online

Sejumlah santri Dayah Mulia Blang Bintang, Aceh Besar @ist

ACEHTREND.COM, Jantho – Wabah corona telah membuat situasi menjadi berbeda. Jalanan yang dulunya ramai kini mendadak sepi. Tak terkecuali di dayah, yang biasanya dipenuhi santri kini nyaris tak berpenghuni.

Santri Dayah Mulia, Kecamatan Blang Bintang, Aceh Besar juga turut merasakan dampak dari wabah corona. Sejak imbauan pemerintah keluar untuk menghentikan segala aktivitas yang melibatkan keramaian, pengurus Yayasan Dayah Mulia, Blang Bintang, Aceh Besar pun mengambil inisiatif untuk memulangkan seluruh santri. Seharusnya santri baru libur H-10 Ramadhan atau pada 20 Syakban.

Selama diliburkan, aktivitas belajar beralih menjadi online. Seperti halnya yang sudah berlangsung dalam dua hari ini, di mana setiap santri menyetor hafalan Alquran dengan merekam aktivitas menghafalnya. Setelah direkam, video dikirimkan ke dewan guru untuk selanjutnya dikoreksi jika ada salah. Dalam proses koreksi ini, dewan guru memperbaikinya satu per satu. Memang cukup memakan waktu dan kuota tentunya, tetapi hal ini tetap dilakukan agar santri tetap belajar dan hafalan tetap terjaga.

Abuna Muchlis Abdullah, pimpinan Yayasan dayah Mulia, mengatakan upaya belajar secara online ini ditempuh mengingat sekarang kita sudah memasuki era digital. Jarak tidak lagi menjadi kendala untuk terus melangsungkan aktivitas belajar.

“Santri kita berasal dari seluruh Aceh, ada yang dari Simeuleu, Bireuen, dan daerah-daerah lainnya di Aceh. Selama dipulangkan, supaya mereka tetap belajar kita tempuhlah cara seperti ini. Adapun kendala belajar begini adalah tidak ada pendukung yang memadai, tidak semua santri punya hp android dan jaringan internet yang tidak stabil di setiap darah. Terlepas dari semua itu, harapannya dengan program kelas online ini hafalan santri tetap terjaga dan mereka terus belajar selama masa darurat corona ini,” ujar Abuna yang juga menjabat sebagai Ketua Himpunan Ulama Dayah Aceh wilayah Aceh Besar, Jumat (3/4/2020).

Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Usamah El-Madny sebelumnya juga telah mengimbau kepada seluruh santri dan dewan guru dayah agar memaksimalkan pembelajaran secara online selama masa darurat corona ini. Dengan begitu, proses belajar mengajar tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Menanggapi masa darurat corona dan anjuran belajar online dari Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Abuna sendiri berharap agar pihak pemerintah dalam hal ini Dinas Pendidikan Dayah Aceh turut menyediakan perangkat yang memadai agar proses belajar ini bisa berjalan maksimal.[]

Editor : Ihan Nurdin