ODP Bandel di Aceh Utara akan Dikarantina Khusus di Tempat Ini

Shelter di Blang Adoe, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara @aceHTrend/Mulyadi Pasee

ACEHTREND.COM, Lhoksukon – Warga yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) corona di Aceh Utara ditempatkan di eks shelter Rohingya di Blang Adoe, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara. Shelter itu memiliki 62 kamar yang akan ditempati masing-masing satu orang.

Namun, kata Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara, Amir Syarifuddin, ODP yang ditempatkan di shelter ini merupakan ODP bandel yang tidak mematuhi aturan atau tidak melakukan karantina mandiri di rumah.

“Ruang sudah siap, sesuai aturan WHO, serta direncanakan sore ini atau besok sudah ada ODP yang dikarantina di sini, jadi kita hanya tinggal mendata ODP membandel saja,” ujar Amir, Senin (6/4/2020).

Dia menyebutkan sementara ini ada 49 ODP yang di Aceh Utara. Dari jumlah tersebut, pihaknya meminta petugas puskesmas untuk mencari pasien yang bandel untuk dibawa ke shelter untuk dikarantina selama 14 hari.

“Untuk petugas medis yang bertugas di lokasi tersebut, mereka dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD), sedangkan untuk makanan yang diberikan kepada pasien ODP itu nasi bungkus,” katanya.

Dia menjelaskan petugas yang berjaga itu merupakan petugas puskesmas yang ada di seputaran lokasi tersebut. Mereka dibentuk tim yang bergantian bertugas selama 24 jam, sedangkan sopir ambulans disiapkan 10 orang.

“Setiap petugas nanti tidak perlu terlalu dekat dengan pasien ODP saat berkomunikasi, kecuali jika ada pasien yang gejalanya seperti batuk, flu, dan demam. Bila ketika dilakukan pemeriksaan masih gejala biasa, maka akan dirawat di kamar, jika sudah meningkat langsung dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Meutia,” ujarnya.

Dia menegaskan setiap ODP dikarantina di sini, tidak boleh keluar masuk dari lokasi itu, termasuk keluarga pasien ODP tersebut.[]

Editor : Ihan Nurdin