Wakil Bupati Lantik 324 Pejabat di Aceh Utara, Ini Perbedaannya dengan Sebelum Pandemi Covid-19

ACEHTREND.COM, Lhoksukon – Wakil Bupati Aceh Utara, Fauzi Yusuf melantik pejabat eselon III dan eselon IV di lingkungan pemerintahan setempat, Kamis (9/4/2020). Pelantikan yang dilakukan di tengah pandemi virus corona atau Covid-19 itu berbeda dari biasanya.

Pantauan aceHTrend, sebanyak 324 pejabat dilantik kali ini tidak dilakukan di dalam ruangan seperti biasanya, melainkan di halaman Kantor Bupati Aceh Utara. Sebelum mengikuti dilakukan pengukuhan jabatan setiap pejabat diwajibkan menggunakan hand sanitizer terlebih dahulu dan setiap pejabat menggunakan masker sesuai aturan WHO.

Wakil Bupati Aceh Utara, Fauzi Yusuf, mengatakan pelantikan ini rencananya sudah di awal tahun. Dengan berbagai persiapan pelantikan baru bisa dilakukan sekarang, seperti melihat tempat yang sesuai SOP untuk pencegahan virus corona.

“Terkait pelantikan ini Pemerintah Aceh Utara ada target yang ingin dicapai yaitu regenerasi. Jadi harus dilakukan mengingat di tahun 2020 hampir mencapai 350 pensiunan, mungkin di tahun 2022  lebih banyak lagi,” katanya.

Dia menegaskan pejabat dilantik hari ini akan dievaluasi selama enam bulan hingga satu tahun ke depan. Selain itu, pihaknya meminta dapat bekerja dengan maksimal mungkin dan menunjukkan kemampuan masing-masing, baik itu kemampuan SDM dan kemampuan lain di tingkat Pemkab Aceh Utara.

“Adapun khusus kepada camat yang dilantik hari ini, baik yang baru atau yang pergeseran, kita tegaskan kembali Qanun Desa harus jalan di seluruh kabupaten Aceh Utara,” harapnya.

Lanjutnya, di tengah wabah Covid-19, camat dan aparatur di kecamatan diminta berhati-hati menjalankan posko-posko yang ada di tingkat kecamatan dan desa. Oleh karena itu, harus ada pengontrolan secara maksimal.

“Apalagi ini sudah mendekati puasa dan Lebaran, diprediksikan para pemudik dari luar atau dalam negeri itu sangat banyak, jadi pengontrolan harus ditingkatkan baik di kecamatan dan desa untuk mencegah penyebaran virus Covid-19,” pungkasnya.[]

Editor : Ihan Nurdin