Nekat Mencuri Uang di Pasar Lambaro, Dua Pria Asal Medan Diamuk Massa

@ist

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Dua pria asal Medan, Sumatera Utara, diamankan petugas Polsek Ingin Jaya setelah sempat dihakimi massa karena ketahuan mencuri di kawasan Pasar Lambaro Aceh Besar.

Kedua pria tersebut diketahui aksinya saat sedang mencuri uang milik Helmi (46), warga Ajun, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar sekitar pukul 06.30 WIB, Senin (13/4/2020).

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto SH melalui Kapolsek Ingin Jaya Iptu Tri Andi Darma, melalui siaran pers mengatakan, saat ini kedua pelaku diamankan di polsek untuk dilakukan proses hukum.

“Kedua pelaku merupakan warga Sumatera Utara dengan inisial EL (47) warga Jalan Teratai, Desa Amplas, Kecamatan Medan Kota, Kota Medan, Sumut. Sedangkan IS (39), warga Jalan Seksam Gang Harapan Pasi Timur, Desa Medan Denai, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan, Sumut,” kata Andi.

Pelaku IS mengaku sedang duduk di sebuah warung di Pasar Lambaro saat pencurian itu dilakukan oleh EL. Korban Helmi memergoki pelaku EL saat mengambil uang miliknya sebesar Rp3 juta.

“Korban Helmi waktu itu hanya melihat seorang tersangka, yakni EL berada di sampingnya sambil mengipas-ngipas daun ubi ke arah tas sandang miliknya. Begitu korban mau membayar belanjaannya, ternyata uang Rp3 juta miliknya di dalam tas sudah hilang,” kata Iptu Andi.

Korban pun langsung menaruh curiga pada pelaku EL, sambil korban memeriksa kantong baju dan celana pelaku. Pelaku yang merasa aksinya sudah ketahuan, langsung menaruh uang Rp3 juta milik korban Helmi ke atas meja dagangan, tempat korban sedang berbelanja.

“Waktu itu seorang saksi, Wan, bertanya, ini uang siapa? Korban langsung menjawab itu uang saya, kenapa ada di situ. Korban yang melihat pelaku EL langsung pergi meninggalkan lokasi, korban langsung meneriaki pencuri, pada saat itulah aksi amuk massa tidak terelakkan, sehingga tersangka EL babak belur dihakimi warga yang sedang menyesaki Pasar Induk Lambaro tadi pagi,” katanya.

Sementara itu, sambung Andi, kawan pelaku IS yang mengaku sedang duduk, sontak melihat kawannya EL sedang diamuk massa dan berupaya untuk membantunya. Namun, emosi massa yang sedang tersulut dan tidak terkendali waktu itu langsung memukul IS yang dianggap sebagai bagian dari tersangka EL.

“Saat ini kami masih mendalami keterangan dari keduanya. Karena, sejauh ini kondisi EL yang kondisinya memar belum memberikan keterangan dalam aksinya. Kedua pelaku sempat menjalani perawatan medis di Puskesmas Ingin Jaya. Kedua pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” katanya.[]

Editor : Ihan Nurdin