354 Kardus Rokok Ilegal yang Disita KPPBC TMP C Langsa Diduga Raib

Petugas KPPBC Tipe Pratama Kuala Langsa, saat melakukan bongkar muat rokok illegal di dermaga Dinas Perhubungan Kota Langsa, Selasa (14/4/2020).(istimewa).

ACEHTREND.COM, Langsa – Sebanyak 354 kardus rokok ilegal merk Lufman yang disita oleh Kanwil Bea Cukai Aceh dan Kantor Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pratama C Kuala Langsa pada Minggu (12/4/2020) di perairan Aceh Timur diduga raib. 

Informasi yang diterima aceHTrend, Rabu (15/4/2020), jumlah rokok ilegal yang disita itu awalnya sebanyak 1.020 kardus yang diangkut oleh KM Milenium. Selanjutnya KM Milenium lempar jangkar di Dermaga Penyeberangan Orang milik Dinas Perhubungan Kota Langsa. Lalu dari KM tersebut dipindahkan dengan speed boat untuk dibawa ke dermaga. Setelah dari dermaga barulah rokok tersebut dipindahkan ke mobil untuk dibawa ke KPPBC.

Bongkar muat itu dilakukan oleh petugas KPPBC pada Selasa (14/4/2020) sejak sore hingga malam dengan dump truck untuk dibawa ke KPPBC di Kecamatan Langsa Kota.

Raibnya 354 kardus rokok ilegal itu menjadi perhatian semua pihak karena sebelumnya pihak Kanwil Bea Cukai Aceh telah menginformasikan adanya rokok ilegal yang disita sebanyak 1.020 kardus.

Sementara itu, Kasi Kepatuhan Internal KPPBC TMP C Kuala Langsa, Iwan Kurniawan, ketika dihubungi aceHTrend, Rabu (15/4/2020), membantah kabar yang beredar bila pihaknyalah yang melakukan penggelapan rokok ilegal tersebut.

Dirinya menegaskan, bahwa yang melakukan bongkar muat itu bukan dari KPPBC TMP C Kuala Langsa. Terkait dugaan raibnya rokok ilegal tersebut pihaknya masih mendalami kebenarannya.

“Saya baru hari ini (Rabu) mendapat informasi tentang dugaan raibnya rokok ilegal tersebut dan kita sedang mendalaminya,” tutupnya.

Sementara itu, dalam siaran pers yang diterima wartawan, Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Aceh bersama Bea Cukai Kuala Langsa dan Kanwil Khusus Bea Cukai Kepulauan Riau (Kepri) berhasil menggagalkan penyelundupan 10,2 juta batang rokok ilegal asal Thailand senilai Rp10,363 miliar, yang coba dimasukkan ke Aceh.

Kabid Humas Kanwil Bea Cukai Aceh, Isnu Irwantoro mengungkapkan, penangkapan kapal penyelundup rokok ilegal itu dilakukan pada Minggu (12/4/2020) di perairan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur. Rokok merek Luffman yang tidak dilekati pita cukai itu dikemas dalam 1.020 kardus. Masing-masing berisi 50 slop rokok, setiap slop terdiri atas 10 bungkus rokok kemasan 20 batang.

Editor : Ihan Nurdin